Ekonomi . 18/03/2025, 18:54 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat dan merosot 6,12 persen atau 396 poin, menyentuh level 6.076 pada akhir sesi pertama perdagangan, Selasa (18/3). Tekanan jual besar-besaran menyebabkan hanya 67 emiten yang menguat, sementara 616 saham melemah dan 116 stagnan.
Seluruh sektor berada di zona merah, dengan sektor teknologi mengalami pelemahan terdalam, -12,46 persen ke level 6.036. Beberapa sektor lain yang juga tertekan meliputi:
Bahan Baku: -9,84% ke level 960
Keuangan: -3,85% ke level 1.264
Industri: -2,9% ke level 910
Konsumer Primer: -5,32% ke level 714
Transportasi: -3,38% ke level 1.091
Infrastruktur: -5,01% ke level 1.192
Energi: -6,22% ke level 2.258
Kesehatan: -3,85% ke level 1.264
Properti: -5,33% ke level 665
Saham-saham dengan nilai transaksi tertinggi hingga akhir sesi pertama adalah BBCA (Rp1,69 triliun), BMRI (Rp1,07 triliun), BBRI (Rp664,04 miliar), PTRO (Rp422,28 miliar), dan PANI (Rp244,05 miliar).
Anjloknya IHSG hingga lebih dari 5 persen memicu Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghentikan sementara perdagangan saham (trading halt) pada pukul 11.19 WIB.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media