Internasional . 09/06/2025, 12:49 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Perjalanan pulang usai libur Iduladha berujung duka. Sedikitnya 15 nyawa melayang dalam kecelakaan tragis yang melibatkan sebuah bus berisi mahasiswa Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan satu unit minibus jenis Perodua Alza, di Jalan Tol Timur-Barat, Distrik Gerik, Perak, Malaysia, Senin 9 Juni dini hari.
Melansir kantor berita Bernama, insiden maut ini terjadi sekitar pukul 01.10 waktu setempat. Pusat kendali operasi Hulu Perak dari Pasukan Pertahanan Sipil (APM) Malaysia menerima laporan darurat terkait kejadian tersebut dan segera merespons.
"Saat tiba di lokasi kejadian, kami menemukan sebuah bus terbalik dan sebuah MPV jenis Perodua Alza," demikian keterangan resmi yang disampaikan APM.
Data sementara mencatat sebanyak 48 orang terlibat dalam kecelakaan ini. Tiga belas korban dilaporkan meninggal di lokasi kejadian, sementara dua lainnya meninggal saat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Empat orang lainnya mengalami luka-luka.
Bus yang mengangkut mahasiswa itu diketahui sedang menempuh perjalanan dari Jerteh, Terengganu, menuju Tanjung Malim, Perak.
Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Perak (JBPM), Sayani Saidon, mengonfirmasi bahwa kendaraan bus dan minibus saat itu melaju dari arah yang sama, yakni dari Jel Kelantan ke Gerik.
Sayani menjelaskan kondisi kedua kendaraan usai kecelakaan cukup parah. Bagian depan bus mengalami kerusakan signifikan akibat terguling, sementara minibus tergelincir hingga masuk ke dalam selokan.
"Beberapa korban berhasil keluar dari kendaraan sendiri, beberapa terlempar keluar, sementara yang lain tetap terjebak di dalam bus. Komandan operasi memotong bagian belakang bus menggunakan alat hidrolik untuk menciptakan ruang evakuasi," tutur Sayani. Ia juga menyebut bahwa enam korban ditemukan berada di dalam bus usai akses terbuka.
Petugas pemadam kebakaran bekerja sama dengan tim medis untuk membantu korban yang terluka, mengeluarkan mereka dari reruntuhan kendaraan, dan memberikan pertolongan pertama di lokasi.
"Korban yang terluka, termasuk mereka yang berhasil keluar dari kendaraan sendiri, menerima perawatan awal dari personel Kementerian Kesehatan di lokasi kejadian sebelum dikirim ke rumah sakit," tambahnya.
Dari pihak universitas, Wakil Rektor UPSI Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Norkhalid Salimin, menjelaskan bahwa bus yang terlibat kecelakaan mengangkut mahasiswa yang baru saja kembali dari kampung halaman masing-masing setelah libur hari raya.
"Mereka berkumpul di Jerteh dan menyewa bus pribadi untuk kembali ke kampus setelah merayakan liburan hari raya di kampung halaman masing-masing," jelasnya.
Tragedi ini turut mendapat perhatian dari pemerintah. Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Zambry Abdul Kadir, menyatakan komitmen pihaknya untuk memberikan dukungan bagi para korban dan keluarganya.
"Informasi lebih lanjut akan diperbarui pada waktunya," kata Zambry dalam pernyataan resminya, sembari menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta komunitas UPSI yang terdampak.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media