Ekonomi . 12/06/2025, 14:58 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Summarecon sukses mencatat sejarah baru di usia ke-50 tahun. Kinerja keuangan 2024 menunjukkan lonjakan pendapatan dan laba bersih yang signifikan, didorong oleh perkembangan 9 kawasan Kota Terpadu di berbagai kota besar di Indonesia.
PT Summarecon Agung Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp 10,62 triliun pada tahun buku 2024, naik 59,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, laba bersih perusahaan juga melonjak hingga Rp 1,84 triliun, naik 74,2 persen—menjadi rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan.
Pencapaian fantastis ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis, 12 Juni 2025. Presiden Direktur Summarecon, Adrianto Pitojo Adi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian luar biasa ini.
“Momentum ini sangat istimewa karena bertepatan dengan 50 tahun usia Summarecon. Kami optimistis untuk terus berkarya menuju Indonesia Emas,” ujar Adrianto dalam paparan publiknya.
Unit Property Development menjadi motor utama pendapatan Summarecon. Pada 2024, segmen ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp 7,50 triliun, naik drastis 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 4,04 triliun.
Sementara itu, segmen Investment Property juga menunjukkan kinerja positif dengan pendapatan mencapai Rp 2,15 triliun, tumbuh 24 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong peningkatan pendapatan sewa mal sebesar Rp 388 miliar. Di sisi lain, segmen Other Business seperti perhotelan ikut naik 10 persen menjadi Rp 967 miliar, seiring naiknya okupansi dan tarif kamar.
RUPST juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 9 per lembar saham, atau total Rp 148,6 miliar. Selain itu, jajaran direksi dan komisaris turut diperbaharui, termasuk penetapan kembali Adrianto Pitojo Adi sebagai Direktur Utama.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media