Nasional . 27/06/2025, 13:10 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id – Dunia profesional saat ini penuh tantangan, apalagi bagi generasi muda yang sedang berjuang membangun karier. Hal itulah yang menjadi salah satu topik hangat saat Raffi Ahmad, yang kini juga dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto, bertemu dengan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Pertemuan yang berlangsung hangat itu turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Ketiganya berdiskusi serius seputar tantangan anak muda, khususnya bagaimana menciptakan ekosistem yang mendukung kemandirian generasi muda di dunia profesional.
“Generasi muda sekarang luar biasa potensinya. Tapi kita juga nggak boleh tutup mata, banyak banget tantangan yang mereka hadapi di dunia kerja maupun usaha. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting biar anak muda kita makin mandiri,” ujar Raffi Ahmad melalui Instagram pribadinya, raffinagita1717, Jumat, 27 Juni 2025.
Dengan pengalaman panjangnya di dunia usaha, media, hingga pemerintahan, Dahlan Iskan memberikan sejumlah masukan penting. Baginya, salah satu kunci sukses bagi generasi muda adalah terbukanya akses pada berbagai peluang serta adanya dukungan nyata dari berbagai pihak.
“Pemerintah memang perlu membuat regulasi yang mendukung, tapi sektor swasta juga harus dilibatkan aktif. Jangan sampai anak muda cuma jadi penonton, mereka harus bisa ambil bagian,” kata Dahlan Iskan.
Menurut Dahlan, kolaborasi antara pemerintah dan swasta akan menciptakan lebih banyak ruang bagi inovasi, lapangan kerja, serta peluang berwirausaha. Hal ini diyakini bisa membantu mengurangi angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam diskusi itu, Raffi Ahmad juga menyinggung pentingnya membangun ekosistem kreatif dan digital di Indonesia. Sebagai figur publik sekaligus pelaku industri kreatif, ia melihat sendiri betapa besar potensi ekonomi di sektor tersebut.
“Kita punya banyak anak muda yang jago bikin konten, bisnis digital, sampai startup. Tapi banyak juga yang masih butuh bimbingan, akses modal, dan dukungan ekosistem supaya mereka bisa naik level,” tutur Raffi.
Ia menambahkan, dunia sudah berubah begitu cepat, sehingga anak muda harus terus belajar, adaptif, dan punya mental baja. Di sisi lain, pemerintah dan swasta punya tanggung jawab menciptakan lingkungan yang kondusif, bukan hanya soal regulasi, tetapi juga fasilitas, pendanaan, hingga pendidikan kewirausahaan.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang hadir dalam pertemuan tersebut, turut mendukung ide-ide yang dibahas. Ia menilai generasi muda memang harus menjadi prioritas dalam pembangunan bangsa ke depan.
“Negara ini akan maju kalau anak mudanya maju. Kita di DPR RI tentu siap mendukung kebijakan-kebijakan yang berpihak pada mereka, apalagi kalau berkaitan dengan menciptakan lapangan kerja dan wirausaha baru,” ucap Dasco.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media