Politik . 11/08/2025, 20:20 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik, Puan Maharani, memberikan tanggapan terkait kepindahan tiga kader PDIP Solo ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak pribadi masing-masing kader.
Diketahui, tiga kader PDIP Solo yang memutuskan bergabung dengan PSI adalah Ginda Ferachtriawan, Dyah Retno Pratiwi, dan Wawanto. Ketiganya merupakan mantan anggota DPRD Solo yang sebelumnya aktif di PDIP.
Puan menegaskan, PDIP menghargai keputusan individu yang memilih untuk tidak lagi berjuang di partai berlambang banteng tersebut. Ia menilai, setiap kader memiliki kebebasan untuk menentukan langkah politiknya.
"Kalau kemudian seseorang atau tiga orang atau berapa orang kemudian sudah tidak berkeinginan untuk ada di dalam PDI Perjuangan, monggo saja," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 11 Agustus 2025.
Ginda Ferachtriawan, salah satu dari tiga kader yang pindah, mengaku sudah berpamitan kepada Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan PDIP selama ini, termasuk saat dirinya menjabat dua periode sebagai anggota DPRD Solo.
"Sudah lama kan di PDIP, kemarin sudah terima kasih sama Pak Rudy dan partai sudah diberi kesempatan. Tapi kayaknya mau mencoba jalan baru lah," kata Ginda.
Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo, mengungkapkan alasan bergabungnya ketiga eks kader PDIP tersebut. Menurutnya, mereka merasa memiliki kesamaan visi dan arah perjuangan dengan PSI.
Antonius juga memastikan bahwa Ginda, Wawanto, dan Dyah Retno Pratiwi telah resmi menjadi anggota PSI karena sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) partai.
"Mas Ginda bergabung sebelum kongres, mungkin awal bulan Juli sudah bergabung, lalu Jumat kemarin berkomunikasi dengan dua teman juga eks legislatif Solo dari PDIP yakni Mas Wawanto dan Mbak Dyah Retno Pratiwi," jelas Antonius.
Antonius menyebut, proses kepindahan Ginda ke PSI berlangsung lebih awal, sekitar awal Juli 2025. Sementara itu, Dyah dan Wawanto resmi bergabung setelah melakukan komunikasi intensif dengan PSI pada Jumat pekan lalu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media