Hukum dan Kriminal . 21/08/2025, 16:46 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, selama sekitar 10 bulan menjabat, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel, menunjukkan performa kerja yang cukup baik dalam menjalankan tugas-tugasnya di kementerian. Menurut Pras, banyak persoalan yang berhasil ditangani Noel bersama timnya, termasuk isu besar yang menyangkut perusahaan tekstil nasional, Sritex.
"Sebetulnya kalau kita monitor selama kurang lebih 10 bulan, kinerja di Kementerian Tenaga Kerja baik Menteri maupun Wakil Menteri cukup masuk kategori cukup memuaskan karena memang menyelesaikan banyak hal di tengah banyaknya permasalahan yang harus kita hadapi dan kita tangani," kata Pras di Kompleks Parlemen, Kamis, 21 Agustus 2025.
"Terutama kemarin salah satu yang paling besar kan adalah berkenaan dengan masalah yang muncul di Sritex," sambung dia.
Meskipun demikian, Pras menegaskan bahwa penangkapan Noel oleh KPK tidak berkaitan langsung dengan kinerjanya di Kementerian Ketenagakerjaan. Menurutnya, apa yang telah dikerjakan Noel secara profesional cukup signifikan, meski kasus hukum yang menimpanya berdiri di luar capaian tersebut.
"Sebenarnya apa yang dikerjakan di Kementerian Tenaga Kerja juga cukup luar biasa. Tapi kan terlepas itu kan mungkin tidak ada kaitannya, tidak ada hubungannya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Pras menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengenai OTT yang menjerat Immanuel Ebenezer.
"Bapak Presiden sudah mendapatkan laporan dan beliau menyampaikan bahwa itu ranah hukum. Beliau menghormati proses di KPK dan dipersilahkan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya," jelas dia.
Sebagai politisi dari Partai Gerindra, Pras menambahkan bahwa Presiden secara berulang telah mengingatkan para pejabat di kabinet untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan dan selalu waspada dalam menjalankan tugas.
"Tentu kami mewakili pemerintah tentu menyampaikan keperhatinan bahwa salah satu anggota Kabinet Merah Putih diinformasikan menjadi salah satu yang terkena proses operasi tersebut," sambungnya.
(Anisha Aprilia)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media