Ekonomi . 25/08/2025, 21:55 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Pembentukan Badan Otorita Pantura oleh Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga jawaban atas keresahan masyarakat di pesisir utara Jawa. Selama bertahun-tahun, warga Pantura harus hidup dengan ancaman banjir rob, abrasi, hingga kerugian ekonomi yang tak terhitung jumlahnya.
Penunjukan Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pantura menandai babak baru penanganan masalah rob di kawasan ini. Dengan pengalaman panjang di bidang maritim, Didit diharapkan mampu menghadirkan solusi permanen bagi jutaan warga Pantura.
“Tugas kami jelas, membangun tanggul laut dan menjaga ekosistem agar masyarakat terlindungi,” ujar Didit di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.
Pembangunan tanggul laut dan giant sea wall bukan hanya proyek fisik. Menurut Didit, tanggung jawab Badan Otorita Pantura juga menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat pesisir. Jika rob dapat dicegah, maka aktivitas ekonomi seperti perdagangan, perikanan, dan pariwisata akan kembali bergairah.
“Yang terpenting adalah masyarakat terlindungi, ekonomi lokal bisa bergerak, dan lingkungan tetap terjaga,” tambahnya.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa proyek ini mendapat dukungan penuh pemerintah. Dengan status Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan giant sea wall dipastikan masuk dalam prioritas utama.
“Badan otorita khusus untuk Pantura ini dibentuk agar penanganannya efektif, termasuk untuk giant sea wall,” kata AHY.
Meski penuh harapan, jalan menuju terwujudnya tanggul laut dan giant sea wall masih panjang. Konsolidasi lintas kementerian, pendanaan, hingga partisipasi masyarakat menjadi tantangan utama. Namun, jika berhasil, proyek ini akan menjadi warisan besar bagi generasi mendatang.
Warga Pantura kini menanti bukti nyata. Mereka ingin melihat banjir rob yang selama ini merugikan kehidupan sehari-hari bisa benar-benar diatasi. Kehadiran Badan Otorita Pantura diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kembali kepercayaan masyarakat pesisir terhadap negara. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media