Ekonomi . 10/09/2025, 19:23 WIB

IEE Series 2025 dan Adexco Jadi Ajang Strategis Kolaborasi Inovasi Penanggulangan Bencana

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menyatakan harapannya agar ajang industri terbesar se-Asia Tenggara, Indonesia Energy and Engineering (IEE) Series 2025, mampu menjadi representasi perkembangan teknologi baru hasil dari sinergi berbagai sektor.

Pernyataan tersebut disampaikan Pratikno saat membuka gelaran Adexco 2025: The 4th Asia Disaster Management & Civil Protection Expo & Conference, yang akan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran mulai 10 hingga 13 September 2025.

“Pameran ini bukan hanya mengenalkan inovasi yang sudah ada, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi baru dari berbagai bidang," kata Pratikno dalam sambutannya, Rabu, 10 September 2025.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi terhadap potensi bencana, seperti yang pernah terjadi dalam bentuk tsunami Aceh 2004, gempa bumi di Lombok dan Palu, banjir di Jakarta, serta kebakaran hutan di wilayah Sumatra.

"Setiap detik dalam bencana sangat berharga, oleh karena itu kecepatan dalam merespons dan mengembalikan kondisi menjadi hal yang utama," tambahnya.

Pratikno menyoroti bahwa tantangan kebencanaan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, ketangguhan bangsa perlu diperkuat, baik dari segi infrastruktur, tata kelola, kemajuan teknologi, hingga kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mendorong agar seluruh pemangku kepentingan—baik dari unsur pemerintah, sektor industri, kalangan akademisi, maupun komunitas internasional—dapat memanfaatkan Adexco 2025 sebagai ruang kolaborasi untuk menghadirkan terobosan-terobosan baru.

"Indonesia bisa menjadi tempat pertemuan global untuk membangun solusi bencana, mulai dari teknologi, pariwisata, hingga artificial intelligence," ungkap Pratikno.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman masyarakat dalam membangun ketangguhan bangsa menghadapi ancaman bencana.

"Pengembangan ekosistem teknologi nirawak menjadi fokus utama rangkaian konferensi ini," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BNPB tengah menjalin kolaborasi lintas sektor, mencakup kementerian, lembaga, asosiasi, dan mitra internasional, dalam rangka menyediakan solusi konkret terhadap tantangan kebencanaan.

"BNPB bekerja sama dengan kementerian, lembaga, asosiasi, serta mitra internasional untuk menghadirkan solusi nyata," tutup Suharyanto.

(Dimas Rafi)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com