Megapolitan . 23/09/2025, 21:18 WIB

Pramono Anung Tegaskan Dukungan Penuh untuk Universitas PTIQ: Lurah dan Camat Dilarang Ganggu Operasional

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan arahan tegas kepada jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk tidak menghambat operasional Universitas PTIQ yang berlokasi di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat Pramono meresmikan Universitas PTIQ sebagai Kampus Peradaban Qur'ani Internasional, Selasa, 23 September 2025. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib memberikan dukungan maksimal, terutama dalam aspek perizinan dan administrasi kampus.

"Saya minta Pak Wali Kota, tolong ini dikawal perizinannya supaya pembangunannya bisa cepat. Saya ingin suatu hari di era saya, universitas ini sudah jadi, saya bisa berinteraksi dengan mahasiswa yang ada di tempat ini. Jadi, Pak Lurah, Pak Camat, jangan ada yang main-main untuk ganggu," tegas Pramono.

Gubernur menegaskan bahwa ia tidak ingin institusi pendidikan berbasis keislaman tersebut menghadapi kendala perizinan di masa depan. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk turun langsung menangani persoalan yang berkaitan dengan legalitas kampus.

"Jadi betul-betul secara hukum, secara administrasi, mari kita letakkan bahwa universitas ini benar-benar akan menjadi universitas yang terencana dengan baik," ujar Pramono.

DKI Jakarta Jadi Provinsi Terdepan dalam Pemberian Beasiswa

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga menyoroti komitmen Pemprov DKI Jakarta terhadap akses pendidikan bagi warganya. Ia mengklaim bahwa tidak ada provinsi lain di Indonesia yang memberikan beasiswa dalam jumlah sebesar Jakarta.

"Tidak ada provinsi dimanapun yang mengeluarkan biasiswa jumlahnya sampai dengan 707.513 siswa kepada anak SD, SMP, SMA," kata Pramono.

Menurut data terbaru, sebanyak 707.513 siswa dari jenjang SD hingga SMA sederajat telah menerima bantuan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

Selain itu, Pemprov DKI juga menggelontorkan beasiswa untuk mahasiswa melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang mencakup jenjang pendidikan S1 hingga S3, dengan total penerima sebanyak 16.979 mahasiswa.

"Untuk perguruan tinggi kita sekarang sudah mengeluarkan biasiswa untuk S1, S2, dan S3 jumlahnya 16.979 siswa," tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta, anggaran KJP Plus tahun 2025 mencapai Rp3,25 triliun, sementara untuk KJMU dialokasikan sebesar Rp305 miliar lebih.

Pemutihan Ijazah Siswa Tak Mampu Juga Jadi Prioritas

Sebagai bentuk perhatian terhadap siswa dari keluarga kurang mampu, Pramono juga meluncurkan program pemutihan ijazah bagi mereka yang ijazahnya ditahan oleh pihak sekolah karena tunggakan biaya.

"Salah satu yang saya lakukan adalah memutihkan ijasah-ijasah yang tidak bisa diambil oleh anak-anak yang tidak mampu," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com