Megapolitan . 25/09/2025, 16:29 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya resmi membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Kamseltibcar Lantas untuk mempercepat penanganan kemacetan yang terjadi di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Satgas ini bertugas melakukan pengaturan lalu lintas secara responsif sebagai bagian dari upaya mitigasi kemacetan yang disebabkan oleh penutupan sementara Gerbang Tol Semanggi 1.
“Satgas ini akan membantu melakukan mitigasi terhadap kemacetan yang terjadi di Gatot Subroto,” kata Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados dikutip dari Antara, Kamis, 25 September 2025.
Satgas Kamseltibcar Lantas terdiri dari tiga tim yang akan bekerja secara bergantian untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta menerapkan pola rekayasa lalu lintas yang diperlukan. Tim ini mulai bertugas pada pukul 15.00 WIB hari ini dan akan terus berjaga hingga kondisi lalu lintas dinyatakan kembali kondusif. Kegiatan pengaturan ini akan dilanjutkan keesokan harinya selama masa perbaikan masih berlangsung.
Arahkan Pengendara ke Gerbang Tol Alternatif
Satgas ini juga akan berperan aktif dalam mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif, seperti Gerbang Tol Semanggi 2 dan Gerbang Tol Kuningan 2, untuk menghindari antrean di GT Semanggi 1 yang saat ini ditutup sementara.
“Jadi, tidak mengantre lagi di Gerbang Tol Semanggi 1 karena ditutup,” ujar Robby.
Kemacetan yang terjadi di kawasan Gatot Subroto merupakan dampak dari pekerjaan perbaikan infrastruktur gerbang tol oleh pihak Jasa Marga, yang dijadwalkan berlangsung dari 24 September hingga 10 Oktober 2025.
"Dalam kurun waktu tersebut perbaikan terhadap gerbang tol betul-betul dikejar atau dikebut oleh pihak Jasa Marga, sehingga GT tersebut dilakukan penutupan sementara," tambah Robby.
Imbauan Gunakan Tol Alternatif
Sebagai langkah antisipatif, Ditlantas Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan rute tol alternatif, seperti Tol Wiyoto Wiyono, Tol Depok–Antasari, serta Tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar area proyek.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media