Politik . 02/10/2025, 16:57 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas kinerja DPR yang mungkin belum memenuhi harapan publik. Hal ini disampaikannya sebagai bentuk tanggung jawab moral lembaga legislatif kepada masyarakat Indonesia.
Puan menyatakan, permintaan maaf tersebut mencerminkan komitmen seluruh anggota DPR dalam menjalankan fungsi perwakilan rakyat.
"Atas nama seluruh Anggota dan Pimpinan DPR RI, kami meminta maaf, kepada rakyat Indonesia apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat secara sempurna," ujarnya dalam Rapat Paripurna Khusus yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 2 Oktober 2025.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat harus dimaknai sebagai alat refleksi dan dorongan untuk memperbaiki kinerja DPR ke depan.
Puan juga menegaskan bahwa proses perbaikan hanya bisa terjadi apabila seluruh anggota legislatif dari berbagai fraksi turut aktif terlibat dalam agenda perubahan.
"Perubahan untuk menjadi lebih baik, bukan orang lain," tegas Puan.
Ia mengingatkan para legislator agar tetap terbuka terhadap kritik, siap berdialog, dan menunjukkan dedikasi yang tinggi demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi DPR.
Puan juga menegaskan bahwa DPR seharusnya lebih fokus pada kepentingan rakyat, bukan pada kepentingan pribadi atau kelompok.
"Sudah saatnya kita lebih banyak berbicara tentang rakyat, bukan sebaliknya," pungkasnya.
Menurutnya, menjadi anggota DPR bukanlah sebuah keistimewaan, melainkan tanggung jawab besar yang harus diemban dengan integritas dan komitmen.
"Di ruangan ini adalah wakil rakyat yang menjadi bagian dari rakyat itu sendiri. Kita lahir dari rakyat, kita hadir untuk rakyat, dan harus kembali ke rakyat," katanya.
(Fajar Ilman)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media