Nasional . 11/10/2025, 14:03 WIB

Kementrans Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok untuk Dorng Investasi di Papua

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berencana melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok sebagai upaya mempererat hubungan internasional, khususnya dalam menarik investasi ke wilayah transmigrasi. Pada tahap awal, fokus utama diarahkan ke kawasan Papua.

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman menjelaskan bahwa kunjungan ini dimaksudkan sebagai ajang benchmarking sekaligus penyelenggaraan forum bisnis bersama para investor asal China.

"Malam ini kami sangat senang kami ditemui oleh His Excellency, Pak Wang Lutong, terkait dengan rencana kunjungan kami besok ke China kurang lebih sekitar 5-6 hari," ujar Iftitah kepada wartawan di Kedubes Tiongkok, Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2025.

"Dan tujuan dari kunjungan ini itu adalah melakukan benchmarking. Aim-nya adalah kita ingin melakukan business forum di sana dan tadi beliau juga sudah menitipkan pesan kepada kami," sambungnya.

Menurut Iftitah, Kementerian Transmigrasi kini tengah bertransformasi menjadi lembaga yang lebih produktif dengan tidak hanya mengandalkan dukungan dari APBN.

"Kita ingin mengundang lebih banyak investor baik di dalam negeri maupun di luar negeri," ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa Papua menjadi titik prioritas dalam program pengembangan transmigrasi nasional. Tiongkok dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong industrialisasi di kawasan tersebut.

"Kita ingin membawa lebih banyak investor dari China, dari negara-negara sahabat ke Papua sehingga nanti di Papua bisa dilakukan industrialisasi untuk membuka lebih banyak lapangan kerja," jelasnya.

Selain sektor investasi, Kementerian Transmigrasi juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan dan pelatihan, termasuk pertukaran pelajar dengan universitas-universitas di China. Salah satu program yang dirancang adalah pelatihan bahasa Mandarin bagi calon transmigran asal Papua.

"Saya tadi sampaikan sama beliau (Kedubes China), boleh nggak saya kita kerjasama, saya disiapkan satu guru bahasa China. Sehingga nanti mungkin setiap malam kita bisa latih orang dari Papua bahasa Cina," katanya.

Diharapkan, kunjungan ini dapat menghasilkan komitmen investasi nyata yang berdampak langsung pada percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi seluruh Indonesia.

(Fajar Ilman)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com