Nasional . 23/10/2025, 14:41 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Pusat Pasar Kerja melaporkan peningkatan signifikan pada aktivitas pasar kerja nasional sepanjang periode Januari hingga September 2025. Peningkatan ini terlihat baik dari sisi jumlah pencari kerja maupun lowongan pekerjaan yang tersedia.
Berdasarkan data per 30 September 2025, tercatat 753.500 lowongan kerja yang dipublikasikan secara daring oleh 99.438 perusahaan, dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai 938.353 orang.
“Sementara kesempatan kerja baru yang terbuka pada periode bulan September 2025 sebanyak 117.406 lowongan kerja dari 33.040 perusahaan dengan kebutuhan tenaga kerja total sebanyak 146.496 orang,” jelas Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kutandi, dalam konferensi pers daring, Kamis, 23 Oktober 2025.
Peningkatan Pengguna Platform Karirhub
Cris menambahkan, hingga akhir September 2025, terdapat 1.595 perusahaan yang memanfaatkan platform Karirhub sebagai sarana perekrutan tenaga kerja. Melalui platform tersebut, tercatat 9.524 lowongan dengan total kebutuhan 67.014 pekerja.
Selain itu, jumlah pencari kerja aktif, yakni individu yang terdeteksi mencari pekerjaan dalam enam bulan terakhir, juga mengalami peningkatan. Pada September 2025, 670.816 pencari kerja aktif tercatat menggunakan Karirhub.
“Ada penambahan jumlah pendaftar pencari kerja pengguna Karirhub sebanyak 81.800, sehingga total pencari kerja terdaftar di tahun 2025 adalah sebanyak 660.379 orang,” ungkap Cris.
Profil dan Tren Pencari Kerja
Menurut Kepala Pusat Pasar Kerja Kemnaker, Surya Lukita, mayoritas pencari kerja berasal dari kelompok usia 20 hingga 24 tahun, dengan persentase mencapai 29,3 persen. Dari sisi pendidikan, lulusan SMK mendominasi dengan 35,1 persen, disusul SMA sebesar 31,6 persen, dan universitas sebesar 16,3 persen.
Surya juga menyoroti bahwa peluang kerja terbesar pada bulan September 2025 berasal dari sektor manufaktur dan garmen, khususnya untuk jabatan operator produksi, dengan kebutuhan mencapai 11.144 pekerja di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.
(Bianca Khairunnisa)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media