Internasional . 24/10/2025, 09:34 WIB
Penulis : Khanif Lutfi | Editor : Khanif Lutfi
fin.co.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono mengungkapkan alasan sebagian korban pekerjaan ilegal penipuan online di negara Kamboja enggan pulang ke Indonesia.
Ia mengatakan sebagian korban tersebut ingin mencari pekerjaan di tempat lain.
"Seperti saya katakan kemarin ya, kita berusaha untuk melindungi, memulangkannya. Tapi kan dari beberapa informasi yang saya dapat, ada juga yang tidak mau pulang. Tidak mau pulang dengan harapan untuk bisa bekerja di tempat lain," kata Sugiono, Jumat, 24 Oktober 2025.
Sugiono menyerahkan hak kepada tiap WNI terkait rencana pemulangan ke RI. Meski begitu, ia memastikan pemerintah akan memfasilitasi pemulangan bagi para WNI tersebut.
"Tapi itu kita kembalikan kepada individu masing-masing. Tetapi yang pasti pemerintah hadir untuk menyelesaikan," ujar Sekjen Partai Gerindra itu.
Sebelumnya, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan pemerintah siap memulangkan ratusan WNI tersebut.
“Jadi semuanya dalam proses dan kita akan pulangkan (110 WNI korban online scam di Kamboja) ke Indonesia negara hadir di situ untuk melindungi mereka,” kata Mukhtarudin di Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Oktober 2025.
Mukhtarudin juga mengatakan, saat ini, ratusan WNI sudah berada di rumah detensi imigrasi Phnom Penh untuk dilakukan pendataan.
“Saat ini seluruh 110 WNI telah berada di rumah detensi imigrasi Phnom Penh untuk proses pendataan dan pemeriksaan oleh otoritas setempat, tapi prinsipnya dari semua ini, Kementerian Luar Negeri juga melakukan upaya-upaya maksimal kemudian kami memback up itu kerja sama dengan otoritas di sana,” ujarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media