Nasional . 03/11/2025, 18:35 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Suasana haru menyelimuti komplek Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada, Minggu 2 November 2025 petang.
Raut duka terlihat jelas di wajah KGPAA Mangkunegoro X saat tiba di komplek keraton, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada SISKS Pakubuwono XIII, yang disemayamkan di Bangsal Parasdya.
Sebagai pemimpin Pura Mangkunegaran, Mangkunegoro X mengaku kehilangan sosok panutan yang selama ini menjadi teladan dalam menjaga adat dan budaya Jawa.
“Secara pribadi dan mewakili Pura Mangkunegaran, kami semua berduka dengan sangat dalam atas berpulangnya SISKS Pakubuwono XIII,” tutur Mangkunegoro X usai melayat.
Ia mengenang Pakubuwono XIII, sebagai pemimpin tangguh, bijaksana, dan berdedikasi tinggi terhadap pelestarian warisan leluhur Mataram Islam.
Kedekatan keduanya bukan sekadar karena hubungan antar-pemimpin adat, melainkan juga karena masih berada dalam satu trah keluarga besar Mataram yang mengikat Kasunanan Surakarta dan Pura Mangkunegaran.
“Beliau menurut saya sosok pemimpin yang tangguh, bijaksana, dan menjadi contoh yang baik bagi saya secara pribadi,” jelasnya.
Mangkunegoro X juga menyampaikan doa agar keluarga besar Keraton Kasunanan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kepergian sang raja.
“Untuk seluruh keluarga keraton, kami terus di sini untuk saling mendukung, saling menjaga. Semoga semuanya diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.
Rencananya, jenazah Pakubuwono XIII akan dimakamkan di Astana Raja Mataram Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu, 5 November 2025.
Makam yang dikenal juga dengan sebutan Pajimatan Imogiri itu merupakan tempat peristirahatan terakhir para raja dan keluarga besar Dinasti Mataram Islam.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media