Megapolitan . 07/11/2025, 19:29 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Ledakan mengejutkan mengguncang Masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat 7 November 2025 siang, menyisakan tanda tanya di masyarakat.
Peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 12.09 WIB, pertama kali dilaporkan oleh seorang saksi bernama Zulfikar ke petugas piket Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat).
Berdasarkan informasi awal yang didapat di lokasi, ledakan itu diduga berasal dari perangkat sound system yang berada di dalam masjid.
Namun kabar yang beredar di media sosial menampilkan gambar senjata yang menyerupai AR-15, memicu kekhawatiran dan spekulasi publik.
Temuan Senjata di Lokasi Ledakan
Senjata AR-15, adalah senapan semi-otomatis ringan yang didasarkan pada desain Colt AR-15.
Berbeda dengan versi asli ArmaLite AR-15, model Colt menghilangkan fitur mode tembak otomatis.
Desain senjata ini sendiri merupakan versi yang diperingan dari AR-10, hasil karya Eugene Stoner.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah senjata yang muncul di lokasi adalah asli atau hanya airsoft gun.
Yang menarik perhatian adalah tulisan yang tertulis di senjata tersebut: “Brenton Tarrant dan Welcome To The Hell”.
Tulisan Putih di Badan Senjata
Brenton Harrison Tarrant adalah teroris asal Australia yang dikenal sebagai pelaku penembakan masjid Christchurch, Selandia Baru, pada Maret 2019.
Ia menewaskan 51 jamaah Salat Jumat di Masjid Al Noor dan Linwood, Tarrant kini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, hukuman terberat di Selandia Baru.
Selain Tarrant, nama Alexander Bissonnette juga muncul. Bissonnette terkait dengan penembakan di Pusat Kebudayaan Islam Quebec, Kanada, pada 2017.
Dalam serangan itu, 6 orang tewas, 8 luka berat, dan 3 harus menjalani operasi. Bissonnette didakwa dengan lima tuduhan rencana pembunuhan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media