Megapolitan . 26/11/2025, 17:38 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menangani percepatan revitalisasi kawasan Kota Tua di Jakarta Barat. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menjelaskan, Pansus ini akan terdiri dari tim internal Pemprov.
Bang Doel, sapaan akrab Rano menegaskan, revitalisasi kawasan bersejarah tersebut bukan proyek yang sederhana sehingga membutuhkan koordinasi yang lebih terstruktur melalui pembentukan Pansus.
“Saat ini kita baru akan membentuk panitia internal,” ujar Rano saat ditemui di Jakarta Utara, Rabu, 26 November 2025.
Dalam pelaksanaan proyek ini, Pemprov DKI bekerja sama dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta pihak swasta.
“Di sana ada Danantara, swasta, hari ini kita baru membentuk tim internal dulu,” tambahnya.
Rano berharap revitalisasi Kota Tua dapat diselesaikan bersamaan dengan tuntasnya pembangunan MRT Fase 2A rute Bundaran HI–Kota pada 2029.
“2029 MRT sudah sampai sana, kota tua,” tutupnya.
Diusulkan Jadi Proyek Strategis Nasional
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan agar proyek revitalisasi Kota Tua dimasukkan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Upaya ini dilakukan agar proses pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi.
Mas Pram menyebut bahwa Menteri Koordinator Airlangga Hartarto memberikan respons positif atas usulan tersebut. Namun demikian, pemerintah pusat tetap akan melakukan kajian menyeluruh sebelum menentukan kelayakan proyek ini masuk dalam PSN.
“Saya yakin pemerintah pusat akan memberikan dukungan. Dengan status PSN, seluruh proses revitalisasi bisa berjalan lebih mudah dan cepat,” ujarnya.
(Cahyono)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media