Ekonomi . 04/12/2025, 17:34 WIB

Ketua DPD RI: Disway Award Harus Merambah Hingga Daerah Pinggiran

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B Najamudin, menyampaikan harapan besarnya terhadap penyelenggaraan Disway Award pada tahun-tahun mendatang.

Ia menilai ajang penghargaan besar ini tidak boleh hanya berhenti di Jakarta atau kota-kota besar, tetapi harus diperluas hingga ke daerah-daerah pinggiran di seluruh Indonesia.

Menurut Sultan, penyelenggaraan Disway Award di daerah akan memiliki dampak yang jauh lebih luas.

“Harapannya ke depan, Disway Award tidak hanya dilakukan di Jakarta dan kota-kota besar. Kita ingin bisa merambah ke daerah-daerah pinggiran untuk memberi semangat, inspirasi, dan menemukan lebih banyak tokoh maupun perusahaan yang layak mendapat penghargaan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa banyak tokoh lokal, pelaku UMKM, perusahaan daerah, dan figur inspiratif yang belum tersorot media nasional, padahal kontribusinya besar bagi masyarakat.

“Kita ingin makin banyak tokoh—baik personal, penerangan, maupun perusahaan—yang pantas diberi penghargaan sehingga bisa menginspirasi,” sambungnya.

Wadah Tepat untuk Menampilkan Industri Lokal

Sultan menegaskan bahwa Disway Award memiliki potensi besar sebagai platform yang memperkenalkan kekuatan industri lokal Indonesia.

“Ke depan kita harapkan ini menjadi wadah yang paling tepat untuk menampilkan industri lokal, produk-produk lokal, dan perusahaan daerah. Kita ingin masyarakat makin mencintai Indonesia, makin mencintai bangsa sendiri,” katanya.

Ia menyebut bahwa lokalitas bukan hanya tren, tetapi fondasi penting bagi kemandirian ekonomi Indonesia. Brand-brand nasional memiliki daya saing yang kuat jika diberi ruang lebih besar untuk tampil dan dikenal.

UMKM Adalah Tulang Punggung Ekonomi Nasional

Dalam keterangannya, Sultan kembali mengingatkan bahwa UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah pilar utama ekonomi Indonesia. Keberadaannya bukan sekadar pelengkap, melainkan penopang stabilitas ekonomi negara.

“UMKM itu adalah backbone. UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Sudah terbukti, masa depan bangsa ini sangat bergantung pada UMKM kita,” tegasnya.

Menurutnya, jutaan pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia harus terus diberi perhatian:

  • Peningkatan kualitas produk
  • Pendampingan bisnis dan digitalisasi
  • Akses pembiayaan dan pasar
  • Kesempatan tampil di ajang nasional seperti Disway Award

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com