Megapolitan . 10/12/2025, 20:16 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Polisi masih mengusut secara mendalam penyebab kebakaran yang terjadi di kantor perusahaan teknologi Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sampai Rabu, 10 Desember 2025, aparat telah memeriksa delapan orang saksi terkait insiden yang merenggut nyawa 22 pegawai tersebut.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, para saksi yang telah dimintai keterangan berasal dari unsur manajemen perusahaan, bagian HRD, hingga warga yang berada di sekitar lokasi gedung.
"Jumlah saksi delapan yang sudah diperiksa," ujarnya kepada wartawan, Rabu, 10 Desember 2025.
Polisi juga menegaskan bahwa pemilik gedung maupun pemilik perusahaan belum dimintai keterangan. Namun, identitas keduanya sudah diketahui dan akan segera dipanggil untuk kepentingan penyelidikan.
"Kalau pemimpin perusahaannya ada, sudah kita ketahui, sudah kita mau periksa. Posisinya di mana kita mau pastikan dulu," katanya.
Diduga Dipicu Ledakan Baterai Drone
Temuan awal di lapangan mengindikasikan bahwa kebakaran dipicu oleh ledakan baterai drone di salah satu lantai gedung. Ledakan tersebut memicu kobaran api yang cepat membesar hingga menewaskan puluhan pekerja yang sedang berada di area tersebut.
Sebanyak 22 pegawai dinyatakan meninggal dunia. Beberapa jenazah telah diserahkan RS Polri Kramat Jati kepada keluarga masing-masing.
Penyelidikan Terus Berjalan
Polisi masih mendalami apakah terdapat unsur kelalaian ataupun tindak pidana yang menjadi faktor dalam kejadian ini. Tim penyidik juga akan mengkaji aspek keselamatan kerja, pengelolaan peralatan berisiko tinggi, serta standar keamanan gedung tempat kejadian berlangsung.
(Rafi Adhi)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media