Megapolitan . 12/12/2025, 12:44 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Polda Metro Jaya memastikan bahwa dua orang meninggal dunia usai insiden pengeroyokan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis malam 11 Desember 2025.
"Benar bahwa korban yang kedua meninggal dunia semalam di RS Bhudi Asih," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Jumat.
Namun demikian, Budi menegaskan bahwa penyidik masih mendalami status para korban, termasuk apakah mereka benar merupakan penagih utang atau mata elang (matel).
"Ini masih didalami karena saksi masih terbatas, info awalnya seperti itu," tutur Budi.
Ia menambahkan bahwa proses pengejaran dan identifikasi pelaku masih berjalan, melibatkan Ditreskrimum Polda Metro Jaya serta Polres Metro Jakarta Selatan.
"Masih dilidik oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. Kami mohon waktu," kata Budi.
Sebelumnya, polisi telah melakukan penyelidikan terkait aksi pengeroyokan dan perusakan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis sore 11 Desember 2025. Insiden tersebut menelan satu korban jiwa dan satu korban luka berat.
"Kejadian pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan satu luka berat masih dalam lidik, ya. Kita masih melakukan penyelidikan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.
Nicolas menyebutkan sekitar 80 hingga 100 orang datang secara berkelompok dan melakukan serangan hingga memicu kerusakan sejumlah warung serta motor milik pengemudi ojek online.
"Kami sudah mengantisipasi itu, namun kekuatan pada saat itu tidak sebanding karena tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini," ungkap Nicolas. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media