Nasional . 29/12/2025, 14:32 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan, pihaknya menemukan baut-baut jembatan bailey yang sengaja dibongkar oleh oknum tak bertanggung jawab. Jembatan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat dan distribusi bantuan di wilayah terdampak bencana.
“Dalam kondisi kompak pun masih ada orang yang berusaha mensabotase jembatan bailey kita. Baut-bautnya dibongkar. Terus terang saja, kami tidak menyangka ada orang sebiadab ini,” kata Maruli di Halim Perdanakusuma, Senin, 29 Desember 2025.
Maruli menegaskan, perusakan infrastruktur darurat sangat membahayakan keselamatan masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Ia menilai tindakan tersebut sama dengan mengorbankan rakyat demi kepentingan tertentu.
“Kita pikir masyarakat sedang bencana, ini baut-bautnya dibongkar. Ini sudah ada bukti-bukti nyata. Kasihan masyarakat korban. Jangan sampai ada korban jiwa lagi,” tegasnya.
Ia mengingatkan pentingnya kekompakan seluruh elemen bangsa saat menghadapi krisis. Tanpa kebersamaan, menurut Maruli, upaya penanganan bencana akan semakin sulit dan berisiko.
“Bernegara kita harus kompak. Kalau tidak kompak, ini akan membuat pekerjaan kita semakin berat,” katanya.
Maruli juga menepis anggapan bahwa kerusakan jembatan merupakan bagian dari rekayasa atau pengkondisian tertentu. Menurutnya, membahayakan nyawa masyarakat tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
“Kalau pengkondisian membuat masyarakat mati, itu bukan pengkondisian. Itu biadab,” ujarnya.
Ia memastikan TNI terus bekerja siang dan malam untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Selain mengamankan infrastruktur darurat, TNI juga terus menyalurkan bantuan dan mengirimkan kapal sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami bekerja siang malam. Kami terus evaluasi dan kirimkan apa yang dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media