Megapolitan . 31/12/2025, 17:32 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada momen pergantian tahun 2025–2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan Rabu (31/12), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi antara 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak seperti genangan air, banjir, hingga tumbangnya pohon akibat angin kencang.
"Kita perlu antisipasi bersama agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan," ujarnya.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Pemerintah Kota Tangerang telah menetapkan Status Siaga Hidrometeorologi dan memperkuat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui apel siaga. Dalam kegiatan tersebut dilakukan inventarisasi sumber daya manusia dan sarana prasarana kebencanaan, termasuk peralatan berat, kendaraan operasional, perahu, serta dukungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait.
"Seluruh potensi dan kekuatan kebencanaan telah kami data dan siapkan. Harapannya tidak terjadi bencana, namun jika terjadi, penanganan bisa dilakukan secara cepat dan terkoordinasi," jelas Mahdiar.
BPBD juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan memantau informasi cuaca terkini, menyiapkan tas siaga, serta menyimpan nomor layanan darurat. Peran lingkungan RT/RW dan kesiapsiagaan warga dinilai sebagai kunci utama dalam mengurangi dampak bencana.
Untuk mendukung respons cepat, BPBD menyiagakan sekitar 300 personel, dengan 100 personel aktif setiap hari yang tersebar di markas komando, Unit Pelaksanaan Teknis (UPT), dan pos siaga, serta didukung oleh personel lain dan OPD terkait.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kegawatdaruratan dapat menghubungi call center 112 atau nomor piket BPBD Kota Tangerang 021-5582-144 yang beroperasi selama 24 jam.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media