Nasional . 03/01/2026, 16:47 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) yang berada di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, dilaporkan mengalami kebocoran pada Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 16.35 WIB. Insiden tersebut memicu semburan api besar yang menjulKecamatanang hingga belasan meter ke udara.
Kejadian bermula ketika warga sekitar mendengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari pipa gas tanam milik PT TGI. Tak lama berselang, api terlihat menyala dan menyembur kuat dari titik kebocoran, dengan ketinggian api diperkirakan mencapai sekitar 14 hingga 15 meter. Hingga laporan ini dibuat, api masih tampak menyala dan gas terus keluar dari pipa.
Kapolsek Kemuning bersama jajaran Polsek Kemuning segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta langkah antisipatif. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menjauh dari area kejadian guna menghindari potensi bahaya akibat semburan api dan gas.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora mengatakan, personel kepolisian telah disiagakan di lokasi, sekaligus melakukan pengamanan jalur lalu lintas di sekitar area kejadian.
“Personel sudah berada di TKP, masyarakat yang melintasi jalur menuju Jambi atau sebaliknya kami imbau untuk berhenti sementara. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis dan pemutusan alur pipa,” ujar Farouk.
Ia menambahkan, proses penutupan atau penyekatan aliran gas telah dilakukan dan diperkirakan membutuhkan waktu minimal tiga jam agar kondisi benar-benar aman. Masyarakat pun diminta bersabar menunggu situasi terkendali.
Kapolres juga mengimbau pengguna jalan, baik dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya, untuk beristirahat sementara hingga kondisi kembali normal.
Di sisi lain, personel Polsek Kemuning turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur serta menyiapkan penutupan sementara jalur kendaraan dari dua arah, baik dari Pekanbaru maupun dari Jambi.
Berdasarkan informasi sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung, mengingat lokasi pipa gas berada sekitar 500 meter dari permukiman penduduk. Hingga kini, situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali, meskipun cuaca dilaporkan hujan deras dan api masih terlihat menyala.
“Petugas terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan sesuai situasi di lapangan,” jelasnya.
Abdul Sani/Disway Riau
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media