Nasional . 03/01/2026, 19:55 WIB

Lebih dari 200 Desa Rusak, Mendagri Tugaskan Praja IPDN Bantu Pulihkan Pemerintahan

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk mengaplikasikan ilmu pemerintahan yang diperoleh selama pendidikan guna membantu proses pemulihan roda pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Tito menegaskan, penugasan praja IPDN ke Aceh bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan bagian dari misi kemanusiaan untuk mendukung masyarakat dan pemerintah daerah yang terdampak bencana. Aceh Tamiang disebut sebagai salah satu wilayah dengan dampak kerusakan paling parah.

"Praktikkan bersama dengan nanti ASN Kemendagri, pengasuh, untuk bantu menghidupkan pemerintahan kabupaten, kecamatan, desa-desa," kata Tito saat melepas keberangkatan praja IPDN dilansir dari Antara, Sabtu, 3 Januari 2026.

Ia menjelaskan, seluruh kecamatan di Aceh Tamiang terdampak bencana, dengan lebih dari 200 desa mengalami kerusakan cukup serius. Kondisi tersebut menyebabkan banyak kantor pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, masih tertutup lumpur.

Selain itu, sistem administrasi pemerintahan belum berjalan normal, layanan kependudukan terganggu, serta dukungan teknologi informasi belum dapat berfungsi secara optimal.

Mendagri menilai penugasan ini sebagai sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi para praja IPDN, mengingat mereka dipilih secara khusus dari ribuan praja yang ada. Ia menekankan bahwa pengalaman terjun langsung menangani persoalan pemerintahan pascabencana merupakan kesempatan langka yang tidak dimiliki semua orang.

Tito menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kuliah kerja nyata (KKN) praja IPDN dan telah terintegrasi dalam kurikulum pembelajaran, sehingga akan menjadi salah satu komponen penilaian akademik.

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas langkah Kementerian Dalam Negeri yang mengerahkan praja IPDN untuk membantu daerah terdampak bencana. Presiden bahkan mendorong agar sekolah kedinasan lain turut berkontribusi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

"Misalnya, sekolah kedinasan di bidang perhubungan itu untuk melihat bagaimana sistem perhubungan, bandara ada yang terdampak enggak, pelabuhan termasuk pelabuhan-pelabuhan kecil," kata Mendagri.

Dengan keterlibatan langsung praja IPDN, diharapkan proses pemulihan pemerintahan di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat kembali normal.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com