Nasional . 04/01/2026, 12:10 WIB

Ribuan Pelayat Ikut Salatkan Jenazah Pemimpin Pondok Pesantren Gontor KH Amal Fathullah

Penulis : Khanif Lutfi  |  Editor : Khanif Lutfi

fin.co.id - Ribuan umat memadati Masjid Jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Minggu pagi. Suasana khidmat menyelimuti saat mereka menunaikan salat jenazah untuk KH Amal Fathullah Zarkasyi, pimpinan pondok pesantren tersebut.

Sejak fajar menyingsing, kediaman duka di kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor, Kecamatan Mlarak, telah dipenuhi oleh para pelayat yang datang dari berbagai penjuru. Kehadiran mereka menunjukkan betapa besar rasa duka dan penghormatan terhadap almarhum.

Alumni, santri, hingga tokoh-tokoh nasional silih berganti mendatangi keluarga almarhum untuk menyampaikan ucapan belasungkawa. Momen ini menjadi refleksi mendalam sebelum jenazah diberangkatkan menuju masjid untuk disalatkan.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, secara khusus menyoroti KH Amal Fathullah Zarkasyi sebagai suri tauladan bagi dunia pesantren di Indonesia. Beliau dinilai memiliki dedikasi luar biasa dalam memperkuat eksistensi pesantren secara nasional.

Kontribusi pemikiran dan perjuangan almarhum sangatlah signifikan. Salah satu warisan terpentingnya adalah lahirnya Undang-Undang Pesantren. "Saya menyaksikan langsung bagaimana perjuangan beliau adalah demi kemaslahatan pondok pesantren di seluruh Indonesia, bukan hanya Gontor," ujar Hidayat Nur Wahid.

Di samping kiprahnya sebagai seorang pemikir ulung, KH Amal Fathullah Zarkasyi juga dikenal dekat dengan para santri dan alumninya. Meskipun memegang amanah sebagai pimpinan pondok, beliau senantiasa menunjukkan kerendahan hati dan kemudahan berbaur.

Almarhum tidak segan memberikan arahan dan masukan berharga kepada para alumni. "Bukan hanya Gontor yang berduka, namun seluruh Indonesia kehilangan sosok panutan," tambah Hidayat Nur Wahid.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Hamid Fahmi Zarkasyi, menegaskan kembali peran sentral almarhum dalam memperjuangkan pengakuan pesantren melalui payung hukum. Perjuangan ini memberikan landasan legalitas bagi pesantren.

Kini, lulusan pondok pesantren dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi tanpa terhalang ujian negara. "Ini adalah jasa besar yang harus senantiasa kita kenang dan estafetkan," tegas Hamid Fahmi Zarkasyi.

Setelah disalatkan, jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi kemudian dimakamkan di kompleks makam keluarga Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, meninggalkan warisan kebijaksanaan dan perjuangan yang tak ternilai.

```

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com