Ekonomi . 12/01/2026, 10:40 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa apik di awal perdagangan Senin (12/01), langsung melesat 0,62 persen atau setara 55,00 poin, membawanya bertengger di level 8.991,75.
Para investor tampaknya menyambut hangat kabar baik yang datang dari berbagai penjuru. Optimisme pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi domestik semakin membuncah, didorong oleh rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2025 yang mencapai 123,5. Meski sedikit menurun dari bulan sebelumnya, angka ini tetap mengindikasikan keyakinan yang kuat terhadap stabilitas ekonomi nasional. Reza Priyambada, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, menyoroti peran vital kebijakan fiskal pemerintah dalam memberikan sokongan positif bagi pertumbuhan ekonomi.
Tak hanya dari dalam negeri, angin segar juga datang dari pasar saham Amerika Serikat. Bursa Wall Street mayoritas ditutup dengan kenaikan. Keberhasilan data tingkat pengangguran AS yang secara mengejutkan turun tipis menjadi 4,4 persen, lebih baik dari prediksi pasar dan angka November yang berada di 4,5 persen, menjadi katalis positif utama.
Penurunan angka pengangguran ini menunjukkan pemulihan ekonomi yang lebih cepat dari perkiraan, memberikan sinyal positif bagi pasar global secara keseluruhan. Reza Priyambada menambahkan bahwa kondisi ini turut memperkuat optimisme para investor di pasar saham Indonesia.
Di sisi lain, aliran dana asing terpantau melakukan *net sell* sebesar Rp 58,94 miliar di pasar reguler. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing mencakup BUMI, BMRI, AMMN, BBNI, dan BULL. Meskipun ada *net sell* dari investor asing, pergerakan positif IHSG menunjukkan kekuatan permintaan dari investor domestik yang mampu menyerap tekanan jual tersebut.
Dengan berbagai sentimen positif yang melingkupi pasar, Reza Priyambada memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang *support* di level 8.891 dan *resistance* di level 9.003. Tren penguatan diperkirakan akan terus berlanjut, memberikan peluang cuan bagi para investor.
Secara teknikal, *candle* terakhir IHSG membentuk pola *black spinning top*, yang menandakan adanya keraguan pasar setelah tren kenaikan. Namun, posisi IHSG yang masih berada di atas rata-rata pergerakan 5 hari (MA5) dan 20 hari (MA20), serta indikator MACD yang menunjukkan *golden cross*, memberikan sinyal kuat untuk potensi penguatan lebih lanjut.
"Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan," tegas Reza.
Bagi Anda yang mencari peluang investasi, beberapa saham pilihan patut dicermati. Analis merekomendasikan empat saham potensial yang siap memberikan keuntungan menarik:
1. HMSP (HM Sampoerna Tbk)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media