Ekonomi . 12/01/2026, 15:06 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Proyek revitalisasi kilang minyak terbesar sepanjang sejarah Indonesia siap diresmikan, menandai lompatan besar dalam ketahanan energi nasional.
fin.co.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur, adalah proyek revitalisasi kilang terbesar yang pernah dibangun di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat ditemui di lokasi proyek pada Senin, menyoroti signifikansi monumental dari pembangunan kilang ini.
Proyek ambisius ini menelan investasi total senilai Rp123 triliun.
Tujuannya sangat jelas: memodernisasi kilang yang sudah ada.
Dengan modernisasi ini, Indonesia akan menyaksikan peningkatan kapasitas pengolahan minyak bumi.
Tak hanya itu, kilang baru ini akan menghasilkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memiliki kualitas lebih tinggi dan lebih ramah lingkungan.
Lebih jauh, proyek ini juga membuka pintu lebar untuk mendorong hilirisasi industri petrokimia.
Semua langkah ini berujung pada penguatan ketahanan energi nasional.
"RDMP mempunyai makna tersendiri dalam konteks kedaulatan energi," ungkap Bahlil, menekankan pentingnya proyek ini bagi kemandirian bangsa.
Kemampuan pengolahan minyak Kilang Balikpapan akan mengalami transformasi dramatis.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media