Nasional . 12/01/2026, 20:05 WIB

Tak Ingin Disalip Filipina, Indonesia Desak Negosiasi Baru Pembelian Jet Tempur KF-21 Block-2

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Pemerintah disebut telah memulai negosiasi baru secara mendesak untuk pembelian jet tempur KF-21 Block-2 buatan Korea Selatan, menyusul kekhawatiran posisi Indonesia dalam antrean produksi bisa tergeser oleh Filipina.

Media Korea Selatan, Global e-News, pada Sabtu (10/1/2026) melaporkan bahwa Jakarta kini berada dalam fase krusial. Jika tidak segera mengamankan kontrak, Indonesia berisiko kehilangan prioritas produksi jet tempur generasi terbaru tersebut.

Langkah ini menandai pergeseran strategi Indonesia yang tak hanya berorientasi pada kebutuhan militer, tetapi juga perhitungan geopolitik dan industrial di kawasan Asia Tenggara.

Keputusan untuk membuka kembali pembicaraan pembelian 16 unit KF-21 Block-2 dipicu oleh kabar bahwa Filipina tengah mempertimbangkan KF-21 sebagai kandidat utama dalam program pengadaan jet tempur multirole mereka.

Bagi Indonesia, ancaman terbesar bukan semata soal persaingan alutsista, melainkan potensi tergesernya slot produksi. Jika Manila bergerak lebih cepat dan menandatangani kontrak lebih dulu, Indonesia bisa jatuh ke antrean belakang.

Dalam industri pertahanan, antrean produksi memiliki dampak langsung terhadap jadwal pengiriman, kesiapan tempur, hingga biaya operasional. Karena itu, pengamanan slot produksi dinilai sama pentingnya dengan spesifikasi teknis pesawat itu sendiri.

Indonesia hingga kini masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kewajiban pembayaran porsi biaya pengembangan proyek KF-21. Namun, alih-alih menarik diri, Jakarta memilih jalur yang lebih pragmatis.

Pendekatan yang ditempuh adalah menandatangani kontrak pembelian pesawat versi yang telah tersedia, terlepas dari dinamika kontribusi biaya pengembangan. Langkah ini dinilai mampu menjaga status prioritas Indonesia dalam proyek besar tersebut.

Strategi ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tengah gencar memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), khususnya di tubuh TNI Angkatan Udara, setelah sebelumnya Indonesia memastikan pembelian jet tempur Rafale dari Prancis.

Keunggulan KF-21 Block-2, Lebih Fleksibel dan Multirole

KF-21 Block-2 merupakan pengembangan lanjutan dari Block-1, yang saat ini mulai dipasok ke Angkatan Udara Korea Selatan. Perbedaan keduanya cukup signifikan.

Jika Block-1 difokuskan pada misi udara ke udara, maka Block-2 dirancang sebagai pesawat multirole penuh, dengan kemampuan menyerang target darat secara presisi.

Varian Block-2 dilengkapi:

  • Integrasi senjata berpemandu presisi

  • Peningkatan sistem radar AESA

  • Sistem peperangan elektronik yang lebih canggih

  • Kemampuan misi gabungan udara-ke-udara dan udara-ke-darat

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com