Megapolitan . 21/01/2026, 19:02 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Tangerang terus bersiap meningkatkan standar operasional kawasan Pasar Anyar. Menyongsong wajah baru pasar yang lebih modern, Perumda Pasar berencana membangun fasilitas pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai solusi jangka panjang pengelolaan lingkungan.
Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Dedi Ochen, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam menciptakan tata kelola pasar yang bersih, sehat, dan mandiri secara energi. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pengkajian mendalam serta koordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.
"Kami sedang memetakan lokasi strategis di kawasan Pasar Anyar yang cocok untuk fasilitas RDF ini. Perkiraan lahan yang dibutuhkan sekitar 100 hingga 200 meter persegi," ujar Ochen pada Rabu (21/1/2026).
Rencana pembangunan fasilitas RDF ini diproyeksikan menjadi terobosan untuk mengurangi ketergantungan pasar terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Dengan teknologi RDF, sampah pasar tidak sekadar dibuang, namun diolah menjadi bahan bakar alternatif.
Ochen optimis bahwa kehadiran fasilitas ini akan sangat menunjang operasional Pasar Anyar yang baru saja selesai direnovasi. Ia berharap rencana ini segera menemui titik terang agar implementasi di lapangan dapat segera dilaksanakan.
”Fasilitas RDF ini sangat cocok untuk mengatasi permasalahan sampah di hulu. Tujuannya jelas, agar Pasar Anyar tidak hanya modern secara fisik, tetapi juga mandiri dalam pengelolaan sampahnya,” tambahnya.
Meski masih dalam tahap perencanaan awal dan pemetaan lokasi, pihak Perumda Pasar berharap program ini mendapat dukungan penuh dari seluruh stakeholder demi terwujudnya ekosistem pasar yang berkelanjutan di Kota Tangerang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media