Nasional . 24/01/2026, 09:32 WIB

Bos IAT Pasang Badan! Bantah Tegas Isu Pesawat ATR Rusak Sebelum Jatuh: Pesawat Sangat Laik Terbang!

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Direktur Utama PT Indonesia Air Transport (IAT), Adi Tri Wibowo membantah isu yang menyebut bahwa pesawat ATR tipe 42-500 dengan nomor register PK-THT alami kerusakan mesin sebelum terbang dari Yogyakarta ke Makassar hingga alami kecelakaan.

Dirinya memastikan armada dalam kondisi laik terbang sebelum kejadian.

"Oh tidak (rusak), kami klarifikasi bahwa kejadian itu adalah pada Kamis 15 Januari. Dan sebenarnya itu sudah bisa kami atasi hingga pada hari Jumat 16 Januari. Pesawat bisa kita terbangkan dengan baik ke Semarang, kemudian ke Jogja, hingga ke Makassar," katanya Jumat malam di Makassar.

Pesawat naas tersebut ternyata merupakan pesawat sewa yang digunakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk misi pengawasan dan penelitian di berbagai penjuru tanah air.

Adi menjelaskan bahwa pesawat buatan tahun 2000 ini sudah cukup lama menjalin kerja sama dalam kontrak payung hukum dengan KKP.

"Kami di charter KKP dan semua sesuai dengan kontrak. Pesawat ini dibuat tahun 2000. Untuk kami hanya satu ATR. (kontrak) beberapa tahun dan dalam payung hukum. Kita sudah beberapa kali (di kontrak KKP)," ucapnya lagi.

Seiring dengan berakhirnya operasi pencarian oleh tim gabungan, PT IAT menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh unsur relawan.

Adi merasa bersyukur sepuluh korban telah ditemukan dan kini sedang menunggu hasil identifikasi final untuk diserahkan kepada keluarga masing-masing.

"Alhamdulillah, tadi telah dinyatakan 10 korban sudah ditemukan, dan kami berharap dari hasil DVI nanti akan cocok dan bisa diserahkan kepada pihak keluarga. Dan ada tiga yang telah kami kirim ke pihak keluarga, ke Jakarta," jelasnya.

Perusahaan juga berjanji akan mengawal seluruh proses pemulangan jenazah hingga sampai ke kediaman duka sesuai alamat masing-masing. Adi menutup keterangannya dengan doa mendalam bagi para korban yang gugur saat menjalankan tugas tersebut.

"Kami bantu semuanya, hingga sampai ke rumah. Dan kami berduka cita dan mendoakan seluruh korban, diampuni dosanya dan mendapatkan rahmat dan husnul khatimah, sebagai syahid, karena mereka bekerja untuk keluarga," pungkasnya. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com