Internasional . 26/01/2026, 22:38 WIB

Israel Izinkan Pembukaan Pintu Penyeberangan Rafah, Hanya untuk Pejalan Kaki dari Gaza

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel telah menyetujui pembukaan kembali pintu penyeberangan Rafah yang berada antara Gaza dan Mesir.

“Hanya untuk lalu lintas pejalan kaki, dengan tunduk pada mekanisme inspeksi penuh Israel,” sebut pernyataan kantor PM Israel, Senin, 26 Januari 2026.

"Langkah tersebut akan bergantung pada pemulangan semua sandera yang masih hidup dan upaya 100 persen dari Hamas untuk menemukan dan memulangkan semua sandera yang telah meninggal,” lanjut pernyataan tersebut di X.

Masih belum jelas apakah pembukaan kembali tersebut akan memungkinkan pasien medis untuk meninggalkan Gaza untuk mendapatkan perawatan di Mesir atau negara lain.

Sementara itu, Militer Israel mengaku sedang mencari di sebuah pemakaman di Jalur Gaza pada hari Minggu, untuk menemukan jenazah sandera terakhir Israel, Ran Gvili.

“Setelah operasi ini selesai, dan sesuai dengan apa yang telah disepakati dengan AS, Israel akan membuka Penyeberangan Rafah,” kata kantor Netanyahu.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah administrator Gaza yang baru diangkat, Ali Shaath, mengatakan penyeberangan tersebut akan dibuka “di kedua arah” minggu ini.

“Bagi warga Palestina di Gaza, Rafah lebih dari sekadar gerbang, itu adalah jalur kehidupan dan simbol peluang,” kata Shaath di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Kamis.

Pintu Penyeberangan Rafah Penting bagi Warga Gaza

Sebelum perang meletus pada Oktober 2023, Rafah adalah satu-satunya gerbang yang menghubungkan warga Gaza dengan dunia luar.

Pintu penyeberangan ini memungkinkan bantuan kemanusiaan internasional untuk memasuki wilayah tersebut, rumah bagi 2,2 juta orang yang hidup di bawah blokade Israel.

Pembukaan kembali Rafah merupakan bagian dari kerangka kerja gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada bulan Oktober.

Tetapi, penyeberangan tersebut tetap ditutup sejak pasukan Israel menguasainya selama perang di wilayah Palestina.

Para utusan AS yang berkunjung dilaporkan telah mendesak para pejabat Israel untuk membuka kembali penyeberangan tersebut selama pembicaraan di Yerusalem pada akhir pekan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com