Nasional . 27/01/2026, 22:43 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Sebelum menentukan lokasi hunian baru yang aman bagi warga terdampak bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), pemerintah setempat akan menunggu hasil kajian Badan Geologi.
Menurut Wakil Bupati (Wabup) Bandung Barat, Asep Ismail, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menetapkan lokasi relokasi.
Pemkab Bandung Barat akan menunggu rekomendasi resmi dari Badan Geologi guna menghindari risiko bencana pada kemudian hari.
“Tentunya kami sedang menunggu hasil pengkajian geologi. Nanti kalau sudah turun dari Badan Geologi, kita rapatkan kembali dengan dinas terkait. Ini harus betul-betul dikaji agar tidak salah menempatkan warga lagi,” ujar Asep, Selasa, 27 Januari 2026, dikutip Antara.
Ia menjelaskan, setelah kajian geologi diterima, barulah Pemkab Bandung Barat akan mengambil langkah lanjutan, termasuk menentukan skema relokasi permanen bagi warga terdampak.
“Setelah ada kajian dari Badan Geologi, kita akan mengambil langkah-langkah secepatnya,” kata Wabup Asep Ismail.
Pemkab Bandung Barat telah menetapkan area radius aman sementara dan melarang warga kembali menempati area yang terdampak langsung longsor.
“Tentu wilayah yang terkena longsor sudah tidak diperbolehkan ditempati. Kami menunggu hasil pengkajian, baik area yang terdampak langsung maupun sekitar Desa Pasirlangu,” ungkapnya.
Asep menambahkan, kawasan bekas longsor tidak akan lagi dijadikan permukiman sesuai arahan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, yang berencana menjadikan wilayah tersebut sebagai kawasan hutan dengan penanaman pepohonan besar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media