Nasional . 04/02/2026, 13:11 WIB

Mensesneg Ungkap Gentengisasi Jadi Bagian Strategi Prabowo Dorong Pariwisata Nasional

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memaparkan latar belakang Presiden Prabowo Subianto menggulirkan gerakan “Gentengisasi” yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, beberapa waktu lalu.

Prasetyo menuturkan, inisiatif tersebut merupakan bagian dari pandangan besar Presiden dalam memperkuat sektor pariwisata nasional, khususnya melalui perbaikan kebersihan serta estetika lingkungan.

“Bapak Presiden berpendapat bahwa salah satu sektor yang harus didorong adalah pariwisata. Salah satu kunci pariwisata itu adalah kebersihan dan keindahan,” ujar Prasetyo, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo menyoroti berbagai persoalan yang berdampak pada tampilan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga kondisi permukiman. Salah satu perhatian khusus Presiden adalah penggunaan atap seng yang dinilai dapat mengurangi daya tarik visual suatu kawasan, terutama di daerah yang berpotensi menjadi destinasi wisata.

"Intinya adalah mari kita bersama-sama, beliau sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, menggugah kita semua untuk mari kita menjadikan lingkungan kita itu jauh lebih bersih, jauh lebih rapi, jauh lebih indah dengan harapan itu akan mendorong terciptanya zona-zona wisata, terciptanya iklim yang membuat wisatawan, terutama wisatawan mancanegara, mau berkunjung ke negara kita gitu," ungkapnya.

Prasetyo menegaskan bahwa gagasan tersebut tidak semata-mata soal penggantian atap rumah, melainkan merupakan bagian dari ajakan Presiden kepada seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan.

"Jadi bukan sekadar masalah gentengisasinya, tapi lebih dari itu bagian kecil dari apa yang dikehendaki oleh Bapak Presiden untuk kita semua apa namanya bersama-sama menjaga lingkungan kita, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kita," tuturnya.

Selain itu, Prasetyo menyebut Presiden Prabowo juga memberi perhatian pada penataan elemen perkotaan lainnya, seperti papan reklame, baliho, serta kabel-kabel yang terpasang tidak tertata dan dinilai mengganggu wajah kota.

“Termasuk papan reklame, baliho-baliho, kemudian kabel-kabel yang mau disadari atau tidak disadari bahwa itulah yang kita hadapi sekarang gitu,” kata dia.

Ia menambahkan, pembenahan tata kota memang diperlukan agar kota-kota di Indonesia kembali memiliki wajah yang indah, tertata, dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Dan memang betul kalau kita cermat atau kita merasakan memang perlu banyak pembenahan tata kota kita supaya menjadi kota-kota yang indah lagi, banyak tamannya, penuh dengan bunga-bunga,” pungkasnya.

Anisha Aprilia/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com