Nasional . 05/02/2026, 14:51 WIB

Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Cak Imin Minta Warga Terbuka Soal Beban Ekonomi

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menko Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan kondisi ekonomi yang tengah dihadapi kepada pemerintah.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul peristiwa tragis seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang nekat mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli buku dan pulpen.

"Jadi, saya sudah minta kepada seluruh jajaran, baik pemerintah pusat maupun daerah, dan juga kepada masyarakat, untuk betul-betul terbuka terhadap keadaannya. Apabila memang membutuhkan bantuan alat tulis, bantuan apa pun, itu harus segera ditangkap dan disampaikan," ujarnya, Kamis, 5 Februari 2026.

Cak Imin menilai persoalan yang memicu kejadian tersebut sejatinya sangat sederhana. Karena itu, ia menegaskan peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali.

"Jangan sampai beban-beban ekonomi tidak tersampaikan kepada para pejabat ataupun tokoh masyarakat. Karena kasusnya sepele yang kemudian sangat mengharukan itu, tidak boleh terjadi lagi. Jadi kepada masyarakat, kalau ada masalah soal ekonomi, soal utang, soal apa saja, soal alat tulis, pendidikan terutama, sampaikan kepada kita. Kita akan bertindak cepat," lanjut Cak Imin.

Lebih jauh, ia mengaku hingga kini belum memperoleh gambaran utuh mengenai penyebab utama korban YBS mengambil keputusan tersebut. Namun demikian, ia menekankan pentingnya sikap terbuka dan cepat tanggap dari pemerintah dalam menangani kasus ini.

"Kita lagi terus telusuri (penyebabnya). Sehingga yang paling penting aparat pemerintahan betul-betul responsif dan terbuka untuk tidak boleh lagi ada yang tersumbat," jelas Cak Imin.

Anisha Aprilia/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com