Nasional . 05/02/2026, 20:46 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id – Fenomena warga negara Indonesia (WNI) mendaftar menjadi anggota militer Amerika Serikat (AS), US Army, menuai perbincangan luas.
Isu ini mencuat setelah terungkap bahwa penghasilan yang diterima bisa mencapai Rp250 juta per bulan.
Angka tersebut melampaui gaji eksekutif senior di Indonesia. Pendapatan itu bukan hanya berasal dari gaji pokok, melainkan akumulasi berbagai tunjangan strategis.
Tunjangan tersebut mencakup tunjangan keluarga, akomodasi, hingga biaya hidup yang disesuaikan dengan standar Amerika Serikat.
Jika dibandingkan dengan standar nasional, Rp250 juta per bulan setara dengan:
Tak heran, tawaran ini disebut sebagai game changer dalam peta migrasi tenaga kerja Indonesia.
Di luar nominal penghasilan, fasilitas non-finansial yang ditawarkan US Army juga menjadi alasan utama meningkatnya minat WNI.
Beberapa keuntungan yang paling sering disebut antara lain:
Bagi sebagian anak muda Indonesia, paket ini dipandang sebagai tiket emas menuju masa depan yang stabil dan bergengsi.
Selain faktor ekonomi, status kewarganegaraan Amerika Serikat menjadi motivasi besar di balik keputusan ini.
Melalui jalur pengabdian militer, peluang memperoleh paspor AS dinilai lebih cepat dibandingkan jalur imigrasi konvensional.
Bagi mereka yang ingin menetap permanen di Amerika, karier militer dianggap sebagai jalur strategis dan legal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media