Viral . 07/02/2026, 08:45 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Idris Al-Marbawy atau Gus Idris akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka menanggapi tudingan dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan proses produksi konten bertema Sumpah Pocong. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @gusidrisofficial, pada Rabu, 4 Februari 2026.
Dalam keterangannya, Gus Idris menilai tuduhan yang beredar luas di media sosial tidak memiliki dasar kuat dan telah membentuk opini publik yang menurutnya keliru. Ia menyebut klarifikasi ini sebagai upaya meluruskan informasi yang telah lebih dulu viral.
“Klarifikasi resmi Gio Production untuk disebarluaskan kepada publik. Semoga bisa menjawab framing dan tuduhan tanpa bukti yang sudah terlanjur viral,” tulis Gus Idris dalam takarir unggahannya, yang juga menonaktifkan kolom komentar.
Melalui video yang disertakan, Gus Idris secara langsung membantah tuduhan pelecehan seksual sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Ia menegaskan bahwa narasi yang berkembang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi.
"Bismillahirrahmanirrahim, melalui pernyataan ini saya ingin menanggapi mengenai tuduhan-tuduhan pelecehan seksual yang beredar di media sosial,” ujar Gus Idris.
Ia menambahkan bahwa pernyataan tersebut merupakan bentuk klarifikasi sekaligus pembelaan atas reputasi dirinya yang menurutnya telah diserang secara sepihak.
“Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan pada fakta yang sebenarnya," tegasnya.
Gus Idris juga menyayangkan arah pemberitaan dan percakapan di media sosial yang dinilainya telah membentuk framing negatif. Menurutnya, isu tersebut berdampak langsung pada industri konten yang telah ia bangun bersama timnya selama bertahun-tahun.
"Diawali dengan narasi sosial media pada media online. Bahkan langsung melakukan framing kepada saya dan itu berdampak serius pada industri konten kreator yang kami rintis dari nol dengan reputasi,” ungkap Gus Idris.
Ia menegaskan bahwa dalam setiap produksi konten, pihaknya selalu mengedepankan nilai etika serta keamanan semua pihak yang terlibat.
“Kami sangat menghormati nilai-nilai etika dan keamanan setiap individu,” lanjutnya.
Lebih jauh, Gus Idris juga menyinggung adanya dugaan konflik bisnis yang disebutnya menjadi latar belakang mencuatnya tuduhan tersebut. Ia menilai isu sensitif ini tidak seharusnya digunakan sebagai alat dalam perselisihan.
“Kami sangat menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti konkrit yang merugikan nama baik saya dan keluarga saya. Sangat tidak bijak untuk membungkus perselisihan bisnis dengan isu lain yang sensitif,” ujar Gus Idris.
Untuk menyelesaikan polemik ini, Gus Idris menyatakan siap menempuh jalur hukum dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Ia mengaku tengah berkoordinasi dengan tim kuasa hukum guna memastikan fakta disampaikan secara objektif kepada publik.
"Saya siap bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berlaku demi mengungkap kebenaran yang objektif," tutur Gus Idris.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media