Viral . 17/02/2026, 16:55 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Upaya pencarian terhadap Sammy Alvitrano Nurwahid Prasetyo (17), pelajar asal Kota Tangerang yang hilang terseret ombak di Pantai Cemara, Kabupaten Pandeglang, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026) pagi.
Jasad siswa SMAN 2 Tangerang tersebut ditemukan sekitar pukul 09.25 WIB, tak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan hilang (LKP).
"Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 50 meter dari titik kejadian. Tim langsung mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Sumur sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Komandan Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Vicky Meidy, Selasa.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini bermula saat rombongan pelajar dari Tangerang tersebut mengisi waktu libur di Pantai Cemara, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, sejak Minggu (15/2) malam.
Pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB, sepuluh orang dalam rombongan tersebut memutuskan untuk berenang. Namun, keceriaan itu berubah menjadi kepanikan saat Sammy dan seorang rekannya, Andrea Novelino Sutanto (16), tiba-tiba terhempas gelombang tinggi dan terseret arus ke tengah laut.
Rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun kuatnya arus dan tingginya ombak membuat upaya tersebut sia-sia. Andrea berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat bersama personel Polsek Cigeulis, sementara Sammy hilang ditelan ombak.
Kendala Cuaca Ekstrem
Operasi pencarian yang melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, hingga relawan sempat terkendala oleh kondisi alam yang tidak bersahabat. Kasi Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menyebutkan bahwa tim di lapangan harus berhadapan dengan gelombang setinggi 1,5 meter dan angin kencang.
"Kendala utama adalah arus bawah laut yang kuat serta putaran angin. Pencarian hari kedua kami maksimalkan dengan penyisiran laut menggunakan perahu karet hingga radius dua mil, serta pemantauan udara melalui drone thermal," jelas Rizky.
Imbauan Kewaspadaan
Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan laut di pesisir selatan Banten yang dikenal memiliki karakter ombak besar dan arus sungsang yang berbahaya.
Otoritas terkait meminta para wisatawan untuk lebih disiplin dalam mematuhi batas aman berenang dan selalu memantau Peringatan Dini Cuaca BMKG sebelum beraktivitas di pantai.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dan waspada saat berwisata, terutama di kawasan dengan risiko tinggi seperti pesisir selatan Pandeglang ini," tegas Vicky.
Kini, jenazah Sammy telah dibawa menuju rumah duka di Tangerang untuk disemayamkan. Operasi SAR pun dinyatakan ditutup seiring dengan ditemukannya korban.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media