Nasional . 18/02/2026, 14:21 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menggelar pertemuan dengan Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, di kantor KP2MI, Rabu, 18 Februari 2026. Pertemuan itu untuk membahas kondisi pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
"Ada beberapa hal yang kami sampaikan, kesepakatan untuk membuat semacam wadah bersama untuk melakukan perlindungan pekerja migran," ujar Mukhtarudin.
Ia menambahkan, melalui kerja sama tersebut, diharapkan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di Malaysia dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Menurut Mukhtarudin, Malaysia menjadi negara penempatan ketiga terbesar bagi PMI, baik di sektor profesional maupun domestik. "Yang paling besar adalah di sektor perkebunan, di Plantation," jelasnya.
Dalam pertemuan itu, Kementerian P2MI sepakat untuk mendorong percepatan amandemen nota kesepahaman (MoU) dengan Malaysia, dengan tujuan meningkatkan kualitas perlindungan dan penempatan PMI.
"Ketiga adalah terkait dengan pendataan, pendataan bagi para pekerjaan migran di Malaysia yang belum terdata," ungkapnya.
Mukhtarudin juga menuturkan bahwa pihaknya akan menjajaki peluang penempatan di sektor rumah sakit (hospitality) dan bidang lainnya untuk PMI di Malaysia.
"Dan kedepan tentu kita juga menjajaki dengan untuk hospitality kemudian di bidang-bidang lain untuk penempatan kita di Malaysia ini," tambahnya.
Sementara itu, Dubes RI untuk Malaysia, Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo, menekankan pentingnya peningkatan kualitas penempatan serta perlindungan bagi PMI.
"Kami siap Bapak untuk terus bekerjasama dan terus berkolaborasi untuk peningkatan fasilitas dan kapasitas kita sebagai negara yang hadir untuk pekerja migran kita di luar negeri terutama di Malaysia," tutupnya.
Candra Pratama/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media