Politik . 24/02/2026, 17:46 WIB

Soal Impor 105.000 Mobil Pickup dari India, Bos Agrinas: Belum Ada Keputusan Tunda

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Admin

fin.co.id - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor 105.000 unit mobil pickup dari India.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas permintaan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang sebelumnya meminta pemerintah menunda rencana impor tersebut.

Agrinas Siap Ikuti Keputusan Pemerintah dan DPR Joao menegaskan sebagai perusahaan BUMN, pihaknya akan patuh terhadap kebijakan negara, termasuk jika nantinya diputuskan untuk menghentikan atau menunda impor.

“Saya ini BUMN, pasti taat kepada pemerintah dan rakyat. Selama negara mendukung apa yang kami lakukan, akan kami laksanakan. Tapi kalau negara dan DPR mengatakan harus dihentikan, kami hentikan dengan segala risikonya,” ujar Joao di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, keputusan final sepenuhnya berada di tangan pemerintah dan DPR. Agrinas hanya menjalankan mandat sesuai kebijakan negara.

Joao juga berencana mengatur pertemuan dengan Sufmi Dasco Ahmad untuk memberikan penjelasan secara komprehensif. Ia akan membawa dokumen kontrak serta data pendukung agar pembahasan tidak hanya berdasarkan satu sudut pandang.

Ia menilai penting bagi DPR untuk mendapatkan gambaran menyeluruh terkait latar belakang dan kebutuhan impor mobil pickup tersebut.

DPR Minta Impor Ditunda, Tunggu Arahan Presiden

Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa DPR telah meminta pemerintah menunda sementara rencana impor 105.000 mobil pickup dari India.

Penundaan diminta karena Presiden Prabowo Subianto masih menjalani kunjungan kerja ke luar negeri. DPR menilai pembahasan detail perlu menunggu arahan langsung Presiden.

Selain itu, DPR juga mendorong agar pemerintah mempertimbangkan kesiapan industri otomotif dalam negeri sebelum memutuskan impor dalam jumlah besar.

Rencana impor tersebut disebut-sebut berkaitan dengan kebutuhan kendaraan operasional untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Namun, wacana ini memunculkan pro dan kontra, terutama soal keberpihakan pada industri otomotif nasional serta dampaknya terhadap perekonomian domestik.

Hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai kelanjutan impor 105.000 mobil pickup tersebut. Agrinas menegaskan akan mengikuti apa pun keputusan pemerintah dan DPR.

Isu ini menjadi sorotan publik karena menyangkut penggunaan anggaran besar, dukungan terhadap industri dalam negeri, serta arah kebijakan ekonomi nasional ke depan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com