Nasional . 25/02/2026, 09:09 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Nama Karen B. Brooks mendadak meroket di mesin pencarian Google setelah dibahas dalam podcast Bocor Alus milik Tempo. Publik Tanah Air dibuat penasaran: siapa sebenarnya sosok perempuan yang memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan Amerika Serikat ini?
Sorotan terhadapnya semakin tajam karena dikaitkan dengan proyek konservasi di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, serta isu kedekatannya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Bahkan beredar kabar bahwa ia pernah bermalam di kediaman Prabowo di Hambalang.
Namun, di balik isu yang berkembang, Karen Brooks bukanlah nama baru dalam percaturan diplomasi global.
Lahir dan besar di Eastern Long Island, Amerika Serikat, Brooks menempuh pendidikan di dua kampus elite dunia: Princeton University untuk jenjang sarjana dan Cornell University untuk gelar master.
Keunggulannya tak hanya pada latar akademik. Ia menguasai Bahasa Indonesia. Termasuk bahasa Jawa, Mandarin dan Thailand.
Kemampuan linguistik ini memperluas akses dan jejaringnya di Asia Tenggara, kawasan yang menjadi fokus utama kariernya.
Nama Karen Brooks mulai dikenal luas ketika ia masuk ke lingkaran kebijakan luar negeri AS pada era Presiden Bill Clinton.
Ia menjabat sebagai Penasihat Khusus Asisten Menteri untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik, sekaligus memimpin portofolio Asia dalam tim perencana kebijakan Menteri Luar Negeri saat itu, Madeleine Albright.
Kariernya berlanjut di masa Presiden George W. Bush.
Brooks dipercaya menjadi Direktur Urusan Asia di Dewan Keamanan Nasional (NSC) Gedung Putih di bawah Penasihat Keamanan Nasional Condoleezza Rice (2001–2004).
Dalam kapasitas tersebut, ia kerap melakukan perjalanan diplomatik ke Asia Tenggara untuk menangani isu-isu sensitif, termasuk agenda kontra-terorisme pasca 9/11.
Selama bertugas di Asia, Brooks diketahui memiliki relasi profesional dengan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri.
Beberapa sumber menyebut ia pernah terlibat dalam komunikasi strategis terkait pencegahan ancaman terorisme di kawasan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media