Nasional . 26/02/2026, 15:39 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Pontianak melakukan inspeksi ke sejumlah pusat perdagangan dan gudang penyimpanan guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil serta ketersediaan stok terjaga. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Pasar Tradisional Teratai di Pontianak Barat, Citra Jeruju, Gudang Beras Era Jaya Abadi, serta Gudang Bawang Khatulistiwa Jaya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah menyampaikan, secara keseluruhan harga komoditas pangan di wilayahnya masih terkendali. Meski demikian, terdapat sedikit kenaikan pada beberapa jenis bahan pokok, seperti daging sapi, yang dipicu oleh meningkatnya permintaan menjelang perayaan Imlek dan datangnya bulan Ramadan.
“Secara umum, harga komoditas pangan stabil, meskipun ada sedikit kenaikan seperti di komoditas daging sapi. Itu terjadi karena perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat karena momentum hari raya keagamaan,” katanya di lokasi, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa stabilitas harga tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi dan rantai pasok. Dengan pengawasan yang rutin, stok pangan dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Kita ingin memastikan segala sesuatunya aman dan terkendali, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” jelasnya.
Amirullah menambahkan, setiap komoditas memiliki karakter berbeda sehingga faktor kenaikan harga tidak selalu berkaitan dengan ketersediaan barang. Sebagai contoh, beras yang sebagian besar didatangkan dari Pulau Jawa sempat mengalami hambatan distribusi, namun kondisi tersebut tidak sampai mengganggu pasokan di pasar lokal.
“Komoditas beras harganya masih stabil, meskipun sedang ada kendala distribusi dari luar daerah. Tapi stoknya masih mencukupi kebutuhan pasar di Kota Pontianak,” terang Amirullah.
Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan harga serta kecukupan stok demi kepentingan masyarakat. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari perhatian terhadap produsen hingga distributor.
Salah satu bentuk dukungan yang diberikan pemerintah adalah peningkatan infrastruktur jalan menuju kawasan pergudangan dan pusat bisnis guna memperlancar distribusi. Selain itu, kemudahan dalam proses perizinan juga diupayakan sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.
“Contoh kemudahan dalam distribusi, kita dukung lewat pembangunan jalan atau infrastruktur yang menuju kawasan pergudangan, kawasan bisnis dan sebagainya. Dalam perizinan, kita upayakan dipermudahan sesuai batas kewenangan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Pontianak,” tutupnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media