Internasional . 02/03/2026, 19:39 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Bulan Sabit Merah Iran menyatakan jumlah korban tewas akibat serangan udara AS dan Israel sejak Sabtu, 28 Februari 2026 telah meningkat menjadi 555 jiwa.
"Serangan gabungan tersebut menargetkan 131 daerah pemukiman di seluruh Iran," sebut pernyataan Bulan Sabit Merah Iran, Senin, 2 Maret 2026, seperti dikutip dari Kantor Berita Fars.
Pernyataan tersebut mengkonfirmasi bahwa serangan tersebut menewaskan 555 orang, tetapi tidak memberikan statistik tentang jumlah korban luka.
Jumlah korban terakhir yang diumumkan oleh Bulan Sabit Merah Iran pada hari Sabtu adalah 201 orang tewas dan 747 orang luka.
Kampanye militer gabungan AS-Israel yang diluncurkan terhadap Iran telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Serangan udara baru juga dilaporkan menghantam ibu kota Iran, Teheran. Ledakan beruntun terdengar di seluruh penjuru kota.
Seorang koresponden Anadolu melaporkan bahwa ledakan terkonsentrasi di Teheran bagian timur dan selatan.
Kepulan asap membubung setelah ledakan, bertepatan dengan kehadiran pesawat tempur yang terbang di atas, tambahnya.
Sebagai tanggapan atas gempuran ini, Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara regional yang menjadi tempat aset AS berada.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media