Nasional . 03/03/2026, 19:35 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi demi menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat. Terbaru, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa hingga awal Maret 2026 terdapat 49 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dihentikan sementara (suspend).
Langkah ini ditegaskan sebagai bagian dari pembenahan sistem dan pengawasan menyeluruh terhadap standar operasional Program MBG.
“Total SPPG yang kami suspend sebanyak 49 unit. Ini bagian dari proses pembenahan dan pengawasan berkelanjutan,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Dari total yang dihentikan sementara, empat SPPG telah kembali beroperasi setelah dinyatakan memenuhi seluruh standar perbaikan yang diminta BGN. Keempatnya berada di wilayah:
Bengkulu, Kalimantan Selatan, dan Papua.
Menurut Dadan, penghentian bukan bertujuan menutup permanen, melainkan memastikan setiap unit memenuhi standar keamanan pangan dan prosedur operasional.
“Kalau sudah memenuhi standar kembali, tentu kami izinkan beroperasi lagi,” tegasnya.
Alasan SPPG Dihentikan
BGN menjelaskan, mekanisme suspend dilakukan jika ditemukan ketidaksesuaian dalam: Kualitas bahan baku makanan, Prosedur keamanan pangan,
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media