Internasional . 03/03/2026, 20:33 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Iran memperingatkan negara-negara Eropa untuk tidak ikut serta dalam konfliknya dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Peringatan ini dilayangkan Iran, setelah Jerman, Inggris, dan Prancis mengatakan mereka dapat mengambil "tindakan defensif" untuk menghancurkan kemampuan peluncuran rudal Iran.
“Itu akan menjadi tindakan perang. Tindakan apa pun terhadap Iran akan dianggap sebagai keterlibatan dengan agresor. Itu akan dianggap sebagai tindakan perang terhadap Iran,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, Selasa, 3 Maret 2026.
Sementara itu, Inggris berencana mengirimkan kapal perang untuk mempertahankan pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Akrotiri di Siprus dari serangan Iran, lapor surat kabar Times.
Dilaporkan, serangan drone buatan Iran menghantam landasan pacu di pangkalan Akrotiri pada dini hari Senin, dan Inggris mengatakan aset Inggris menjadi sasaran Iran.
Seorang juru bicara pemerintah Jerman juga mengatakan pada hari Senin, bahwa personel militer negara itu yang ditempatkan di Timur Tengah memiliki hak untuk membela diri jika diserang, menyusul serangan militer AS-Israel terhadap Iran.
Dilaporkan pula, militer Qatar menggagalkan serangan terhadap Bandara Internasional Hamad, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri negara Teluk itu.
“Ada upaya untuk menyerang Bandara Internasional Hamad, semuanya digagalkan. Rudal-rudal tersebut ditembak jatuh oleh tindakan pertahanan kami, dan tidak satu pun yang mencapai bandara,” kata Majed al-Ansari dalam konferensi pers.
Ia juga menjelaskan, bahwa Qatar belum melakukan kontak dengan Iran sejak awal serangan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media