Ekonomi . 10/03/2026, 15:26 WIB

Tanpa APBN! Tol Puncak Masuk Tahap 'Mini Kompetisi' Investor, Pemerintah Pilih Proposal Investor Paling Menguntungkan

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan proses seleksi terhadap sejumlah investor yang berminat menggarap proyek tersebut.

Menariknya, proses penentuan investor dilakukan melalui mekanisme yang disebut sebagai “mini kompetisi” karena beberapa perusahaan telah lebih dulu menyerahkan dokumen studi kelayakan awal.

Menurut Dody Hanggodo, proposal pembangunan tol menuju kawasan wisata Puncak, Bogor saat ini sedang dievaluasi oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur di lingkungan Kementerian PU.

Beberapa perusahaan swasta diketahui sudah menyerahkan pre-feasibility study (pre-FS) atau studi kelayakan awal untuk proyek tersebut.

Pemerintah pun sedang menilai proposal mana yang paling layak dari sisi manfaat ekonomi, teknis pembangunan, hingga dampaknya bagi masyarakat.

“Masih ada semacam mini kompetisi karena ada beberapa bidder yang sudah menyampaikan pre-FS. Sekarang sedang dikaji mana yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ujar Dody saat memberikan keterangan di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa hasil evaluasi akan diumumkan setelah seluruh proses kajian selesai.

Proyek Tol Puncak Akan Gunakan Skema KPBU Unsolicited

Dalam penjelasannya, Dody mengatakan proyek jalan tol menuju kawasan Puncak kemungkinan besar akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Menariknya, proyek ini diperkirakan akan menggunakan model unsolicited, yaitu proyek yang diusulkan oleh pihak swasta, bukan pemerintah.

Skema ini biasanya digunakan jika proyek dinilai memiliki potensi bisnis yang cukup menarik bagi investor.

Menurut Dody, jalur menuju Puncak memiliki tingkat lalu lintas yang sangat tinggi sehingga dianggap layak secara finansial bagi sektor swasta.

“Traffic di jalur itu cukup memadai sehingga memungkinkan masuk dalam skema KPBU unsolicited,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah berharap proyek dapat berjalan lebih cepat tanpa menunggu pendanaan penuh dari negara.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com