Balik Kampung . 11/03/2026, 13:44 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Tanjung Priok mulai menunjukkan pola yang berbeda, sehingga para pemudik wajib cek tanggal ramai keberangkatana.
Pengelola terminal Tanjung Priok memprediksi, lonjakan pemudik tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan terbagi menjadi dua gelombang besar.
Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi mengungkapkan, pergerakan pemudik bus antar kota antar provinsi (AKAP) akan meningkat pada 2 periode utama pada Maret 2026.
“Kami memprediksi ada dua gelombang, yang pertama pada 13-14 Maret 2026 dan gelombang kedua 17-18 Maret 2026,” ungkap Sandi kepada wartawan.
Prediksi ini memberi sinyal bahwa pergerakan masyarakat menuju kampung halaman akan tersebar dalam beberapa hari, bukan menumpuk di satu tanggal saja.
Gelombang pertama arus mudik diperkirakan terjadi pada 13–14 Maret 2026, momentum ini muncul karena anak sekolah mulai memasuki masa libur Lebaran.
“Gelombang kedua mudik ini diprediksi terjadi pada Selasa (17/3) malam dan Rabu 18 Maret," jelasnya.
Pada periode tanggal tersebut banyak keluarga memilih pulang lebih awal, sehingga diprediksi akan terjadi penumpukan penumpang.
Sejumlah keluarga langsung memanfaatkan waktu tersebut, untuk perjalanan mudik menggunakan bus AKAP dari Terminal Tanjung Priok.
Strategi pulang lebih awal ini biasanya dipilih untuk menghindari kepadatan menjelang hari raya, sehingga kamu harus lebih mempersiapkan waktu yang tepat.
Sementara itu, gelombang kedua arus mudik kedua diprediksi berlangsung pada 17–18 Maret 2026.
Periode ini bertepatan dengan waktu pegawai pemerintahan mulai memasuki masa cuti Lebaran, sehingga jumlah pemudik diperkirakan meningkat tajam.
“Gelombang kedua mudik ini diprediksi terjadi pada Selasa 17 Maret malam dan Rabu 18 Maret,” ucapnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media