Nasional . 11/03/2026, 13:51 WIB

Jelang Lebaran, BPOM Temukan Parsel Berisi Biskuit Busuk dan Produk Kedaluwarsa

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat diimbau lebih waspada saat membeli parsel Lebaran. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sejumlah paket parsel yang berisi produk pangan tidak layak konsumsi dalam operasi pengawasan yang dilakukan di berbagai daerah.

Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan menjelang hari raya, petugas menemukan beberapa produk makanan kedaluwarsa hingga biskuit yang sudah rusak namun tetap dimasukkan ke dalam kemasan parsel yang tampak menarik dari luar.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar menjelaskan, temuan tersebut diperoleh dari serangkaian pengawasan intensif terhadap penjualan parsel Lebaran.

Di wilayah Padang, tepatnya di Balai Besar POM setempat, petugas menemukan sedikitnya lima bungkus biskuit yang telah melewati batas masa berlaku namun masih dipajang dalam paket parsel yang siap dijual kepada konsumen.

Temuan serupa juga ditemukan di sejumlah titik di Jakarta. Produk yang dinilai tidak layak konsumsi tersebut langsung ditarik dari peredaran oleh petugas.

“Kami sangat intens melakukan pengawasan parsel ini. Kami cek kemasannya, labelnya, hingga masa kedaluwarsanya. Hasilnya, memang ada sebagian yang tidak memenuhi ketentuan,” tegas Taruna saat ditemui di kantor BPOM, Rabu, 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, makanan yang telah melewati tanggal kedaluwarsa berpotensi mengalami perubahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan. Selain itu, kemasan yang rusak atau bocor dapat menjadi celah bagi bakteri maupun jamur untuk berkembang.

Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah munculnya zat aflatoksin, yaitu racun yang dihasilkan dari metabolisme jamur dan dapat memicu keracunan jika dikonsumsi manusia.

Taruna juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh label kedaluwarsa pada produk makanan. Ia menyinggung kejadian keracunan makanan di sebuah pesantren di Jawa Timur yang menyebabkan ratusan santri mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan yang tidak layak konsumsi.

“Jadi, kata-kata ‘kedaluwarsa’ itu jangan sekali-kali dipandang enteng. Itu berbahaya bagi nyawa,” ujarnya.

BPOM pun mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli parsel Lebaran dengan memeriksa kondisi kemasan, label produk, serta tanggal kedaluwarsa agar terhindar dari risiko kesehatan.

Hasyim Ashari/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com