Megapolitan . 11/03/2026, 17:12 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Satu tahun kepemimpinan Bupati Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah di Kabupaten Tangerang pembenahan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama, Selasa (11/3/2026).
Pemerintah Kabupaten Tangerang kini tengah memacu realisasi perbaikan jalan dan pengendalian banjir guna mendongkrak konektivitas ekonomi warga.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kritik masyarakat terkait kondisi jalan rusak merupakan masukan berharga bagi arah perbaikan ke depan.
“Kami berterima kasih telah diingatkan oleh masyarakat. Masalah jalan memang menjadi perspektif kita semua untuk perbaikan. Pemerintah tidak tutup mata,” ujarnya dalam acara Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang bersama awak media.
Ia melanjutkan, dalam setahun terakhir Pemkab Tangerang telah memulai pembangunan jalan baru sepanjang 20,5 km untuk mendukung mobilitas warga dan memperlancar distribusi logistik. Tercatat, sepanjang 10,3 km jalan telah dilakukan rekonstruksi total, sementara 13,3 km lainnya masuk dalam tahap rehabilitasi untuk meningkatkan kekuatan struktur aspal maupun beton.
Tak hanya itu, pemeliharaan rutin juga menyasar jalan sepanjang 58,5 km serta pembangunan 15 ruas jembatan. "Langkah ini diambil untuk memastikan kemampuan layanan infrastruktur tetap prima meski beban kendaraan terus meningkat," ucapnya.
Mengenai banjir, Maesyal menjelaskan bahwa fokus pemerintah daerah adalah mengurangi titik genangan di kawasan permukiman. Sebanyak 9,29 km drainase lingkungan telah dibangun, didukung dengan pengoperasian 6 unit stasiun pompa banjir serta normalisasi sungai sepanjang 17,15 km.
“Ini adalah paket lengkap program kami, dari sisi infrastruktur jalan hingga pengendalian banjir,” tambahnya.
Menanggapi aspirasi warga terkait kerusakan jalan di titik-titik krusial seperti Pasar Kemis, Pakuhaji, Sepatan, hingga Sukadiri Maesyal memastikan bahwa anggaran perbaikan sudah disiapkan. Pemkab Tangerang juga berencana melakukan ekspansi pembangunan hingga ke wilayah Kronjo.
Namun, ia meminta masyarakat untuk sedikit bersabar terkait prosedur birokrasi, khususnya mekanisme lelang atau tender yang harus dilalui agar tidak terjadi kendala hukum di kemudian hari.
“Anggarannya sudah ada. Saat ini sedang proses tender lelang. Kami memaklumi keinginan warga agar segera diperbaiki, namun mekanisme ini wajib kita lalui. Insya Allah, pengerjaan fisik akan dimulai pada akhir Maret atau awal April mendatang,” jelasnya.
Pria yang dikenal humoris ini juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga akibat kerusakan jalan. Ia bahkan menyampaikan duka cita mendalam bagi warga yang menjadi korban akibat kecelakaan di jalan rusak.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Jika ada warga kami yang terdampak hingga ada yang meninggal dunia, kami atas nama pemerintah daerah turut berbelasungkawa. Kami doakan almarhum dan almarhumah diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media