Internasional . 11/03/2026, 23:36 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Irak memperingatkan warganya pada Rabu, 11 Maret 2026, bahwa mereka berisiko diculik di tengah ketegangan regional yang sedang berlangsung.
Pihak Kedubes juga mendesak warga AS di Irak untuk tetap waspada.
“Iran dan kelompok milisi teroris yang bersekutu dengan Iran terus menimbulkan ancaman signifikan terhadap keselamatan publik,” kata kedutaan dalam sebuah unggahan di X, dikutip dari Al Arabiya.
“Telah terjadi serangan terhadap warga negara AS dan kepentingan AS di Irak, dan warga Amerika menghadapi risiko penculikan. Bisnis Amerika, hotel yang sering dikunjungi oleh orang asing, dan fasilitas lain di Irak, termasuk yang memiliki hubungan dengan AS, telah diserang. Situs infrastruktur penting di seluruh Irak juga telah menjadi sasaran serangan,” lanjut pernyataan itu.
Kedutaan mengatakan bahwa mereka mendesak warga AS untuk tetap waspada sambil menjaga profil rendah dan menjauhi area yang dapat menjadikan mereka target.
“Berkumpul di area yang terkait dengan Amerika Serikat atau dengan kelompok warga negara AS lainnya dapat membuat Anda berisiko,” tambah kedutaan.
Irak telah lama menjadi medan pertempuran proksi antara AS dan Iran. Beberapa kelompok bersenjata yang didukung Iran mengklaim serangan drone harian terhadap pangkalan AS.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media