Balik Kampung . 14/03/2026, 23:45 WIB

Cuaca Ekstrem Mengintai, Pemudik Diimbau Berhati-hati Melintasi Nagreg

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Pemudik dan masyarakat umum diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melewati jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jaba Barat (Jabar), seiring dengan cuaca ekstrem seperti hujan deras dan badai yang kerap terjadi belakangan ini.

Pada akhir pekan ini, Sabtu, 14 Maret 2026, hujan lebat mengguyur Kawasan tersebut. Hujan diiringi dengan angin yang bertiup cukup kuat, sehingga menyebabkan beberapa ranting pohon berjatuhan dan jalan menjadi cukup licin, terutama di bagian turunan kawasan Lingkar Nagreg.

"Hari ini sudah dua kali hujan deras di Nagreg. Karenanya, kami meminta masyarakat masyarakat agar berhati-hati karena rawan pohon tumbang dan rawan kecelakaan, apalagi di turunan. Ini rawan terjadi sehingga kami berharap masyarakat berhati-hati," kata Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, dikutip Antara.

Menurut Aldi, Polresta Bandung telah mendirikan pos terpadu di KM 36 yang dijadikan pusat komando dan pemantauan utama dengan dilengkapi tim medis termasuk ambulans dan tim derek, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat arus mudik dan balik.

"Berbagai persiapan, termasuk di pos agar kita siap untuk langsung terjun ke lokasi melakukan penanganan serta rekayasa-rekayasa yang memang diperlukan sesuai dengan kejadian yang timbul," kata Aldi.

Arus Kendaraan Menuju Garut dan Tasikmalaya Meningkat

Polresta Bandung mencatat sekitar 16 ribu kendaraan baik roda empat ataupun roda dua, telah melintas di jalur Nagreg menuju Garut dan Tasikmalaya di musim mudik Lebaran 2026, pada Sabtu tanggal 14 Maret 2026 dari pagi hingga petang.

Aldi menerangkan, data ini menunjukkan telah ada peningkatan volume kendaraan dibanding hari sebelumnya yang melakukan perjalanan meninggalkan Bandung sekitar 9.000 kendaraan, walau diperkirakan angka ini merupakan pergerakan antar daerah selain mudik.

"Hingga petang ini, kendaraan yang mengarah ke arah Garut-Tasik ini lebih kurang 16.000 kendaraan. Artinya sudah ada mulai peningkatan kendaraan termasuk dibandingkan kemarin 9.000 kendaraan. Tapi kami tadi melihat kemungkinan ini kebanyakan kendaraan yang memang masih antardaerah ya, bukan pelaku mudik," kata Aldi.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com